Rampok Minimarket, Pegawai Ditodong Celurit dan Pisau

0
1410

CIPUTAT – Sebuah minimarket di Jalan Sukadamai, Serua Indah, Ciputat dirampok empat pria bersenjata tajam, Senin (18/1) malam. Aksi kriminal tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV.

Pada rekaman kamera pengawas, terlihat empat pria langsung berhambur ke arah dua pegawai menodongkan celurit dan pisau. Seperti memahami situasi lokasi, perampok itu langsung mendorong pegawai ke arah dalam minimarket.

Empat sekawan perampok itu langsung minta ditunjukkan ke arah brankas di lantai dua. Korban sekaligus karyawan minimarket, Alfatiani (21) mengatakan, aksi perampokan tersebut terjadi pada Minggu (17/1) sekitar pukul 22.15 WIB.

Perampok yang melengkapi diri dengan senjata tajam tersebut menyatroni tempat kerjanya saat dirinya bersama rekan kerjanya akan menutup operasional toko itu.

“Kejadiannya saat toko sudah tutup, sudah ditutup semua rollingdoornya namun, tidak dikunci dan hanya ditutup rapat, tiba-tiba ada orang nyerang berempat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/1).

Alfatiani mengaku, atas kejadian itu dirinya dan satu orang rekannya langsung kaget dan ketakutan. Apalagi, pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis celurit yang dibawa kepadanya dan rekan kerjanya yang sedang sibuk membersihkan sejumlah pekerjaan.

“Saya ditodong dibagian perut pakai celurit dan pisau. Pelaku ngomong, pokoknya harus ikutin senua apa yang mereka mau,” tambahnya.

Lantaran ditodong senjata tajam, apalagi rekan kerjanya mulai diseret pelaku, kedua karyawan minimarket tersebut tidak dapat berbuat banyak. Mendapat perlakuan tersebut, Alfatiani dan rekan sekerjanya terpaksa mengikuti kemauan pelaku yang mencari lokasi penyimpanan uang dari minimarket tersebut.

Dengan rasa ketakutan dirinya bersama rekan sekerjanya itu menunjukan lokasi penyimpanan uang yang ada di lantai dua gedung kepada pelaku. “Pelakunya ngancam saya dan teman saya sambil nyuruh nunjukin brankas penyimpanan uang. Setelah berhasil membuka, pelaku menguras semua isi brankas, termasuk hape teman saya juga diambil,” ungkapnya.

Setelah berhasil menggasak barang curiannya, pelaku kembali mengancam dua pekerja minimarket tersebut untuk tidak segera meninggalkan lokasi brangkas tersebut. Namun, selang lima menit berlalu, ia bersama rekannya itu nekat keluar dari lokasi penyekatan tersebut dan melihat pelaku tidak ada lagi di lokasi.

Lalu keduanya menghubungi atasannya untuk melaporkan peristiwa yang baru saja dialaminya. “Setelah diambil semua saya tidak boleh langsung turun, ditutup pintu di atas sama dia, setelah lima menit kurang baru saya turun sudah tidak ada mereka. Langsung pergi, semua sudah pergi, baru saya info ke atasan saya,” tuturnya.

Tak lama atasannya tiba, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciputat Timur. Dan sekitar setengah jam kemudian petugas datang dan melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti.

“Atas kejadian ini toko mengalami kerugian sekitar 36 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu mengaku, pelaku saat ini masih dalam proses pengejaran. “Kita masih melakukan pencarian pelaku, masih kita lidik dan kejar,” katanya. (bud/air)