Rano Embay Janji Kejar Ketertinggalan Pembangunan Banten

0
505 views
Rano Karno saat menghadiri Peringatan Hari Ibu.

SERANG – Pasangan Calon Gubernur Banten Rano Karno dan Embay Mulya Syarif berjanji akan mengejar ketertinggalan pembangunan di Provinsi Banten.

Rano menjelaskan, bersama Embay dirinya berjanji akan membangun infrastruktur air bersih, energi, dan sistem transnportasi yang baik untuk seluruh lapisan masyarakat Banten.

“Banten harus menjadi Provinsi Banten sebagai provinsi yang cerdas, yang bisa dengan mudah menikmati pendidikan dan mampu mengenal dunia luar,” ujar Rano, Rabu (4/1).

Sejauh ini, Provinsi Banten sendiri bukan tanpa pembangunan, khsusunya dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun terakhir. Semenjak tahun 2015-2016, pembangunan infrastruktur jalan di Banten mengalami percepatan, dari total panjang jalan milik provinsi sepanjang 756,47 kilometer (km), sepanjang 606,43 km di antaranya dalam kondisi baik. Sedangkan yang saat ini mengalami kerusakan dan telah masuk dalam rencana perbaikan di akhir 2016 dan 2017 hanya tinggal 150,04 km.

Ruas Jalan yang dibangun sepanjang tahun 2015-2016 yakni Jalan Saketi-Banjarsari dengan panjang penanganan 24,90 km dan Jalan Banjarsari-Simpang Malimping dengan panjang 29,70km, anggaran ruas ini adalah Rp322.150.000.000.

Selanjutnya ruas Jalan Citeras-Tigaraksa dengan panjang penanganan 19,75 km yang dilaksanakan pembangunannya selama dua tahun mulai dari 2013 sampai dengan tahun 2014. Anggaran ruas ini menghabiskan Rp150.000.000.000.

Selain itu Jalan Pakupatan-Palima dengan panjang ruas 10,30 km. Target penanganan sepanjang 9,00 km, dan lebar 28 meter. Anggaran yang disiapkan oleh Pemprov Banten adalah Rp259.200.000.000.

Kemudian ruas Jalan Palima-Pasang Teneng dengan panjang ruas 40,73 km dengan target penanganan sepanjang 21,00 km, lebar 7 meter dengan anggaran Rp138.000.000.000. Tak hanya itu, ruas jalan Simpang- Muncul-Pamulang-Pajajaran-Otista juga ditangani dengan panjang ruas 10,10 km. Target anggaran jalan selebar 16 meter ini adalah Rp151.500.000.000.

Ruas lain adalah Jalan Hasyim Ashari dengan panjang 10,45 km dengan target penanganan sepanjang 6,10 km dan lebar 14 meter. Anggaran yang disediakan adalah Rp91.500.000.000.

Rano mejelaskan, untuk meneruskan proses pembangunan perlu ada komitmen dan sinergitas antara pemerintah daerah dan kabupaten kota. “Pembangunan untuk kesejahteraan rakyat sebuah keniscayaan, tak bisa dielakan lagi,” pungkasnya. (Bayu)