Rano-Embay Sisir Pantura Rebut Suara

0
513 views

KOSAMBI – Pernyataan Rano Karno untuk merebut dua juta potensi pemilih di Kabupaten Tangerang ternyata tidak main-main. Kemarin (6/1) secara terpisah, pasangan calon gubernur Banten nomor urut dua ini menuju sejumlah kecamatan di Pesisir Utara (Pantura) Tangerang yakni Kosambi, Sukadiri, Mauk dan Kemiri.

Gerak Rano Karno sendiri fokus di lima desa di Kecamatan Kosambi, daerah terpadat di tepian Laut Jawa. Sementara, wakilnya Embay Mulya Syarief menyapa warga di Sukadiri, Mauk dan Kemiri yang penduduknya sebagian besar berbahasa Jawa Serang.

Sambutan khas masyarakat pesisir terasa hangat. Ini yang dirasakan Rano dalam blusukannya kemarin. Pria yang kental dengan sosok ”Si Doel Anak Sekolahan” langsung bertatap muka dan bercengkrama dengan ratusan warga di wilayah perbatasan DKI Jakarta-Kabupaten Tangerang tersebut. Warga di Perumahan Duta Bandara Permai Blok 19, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi paling pertama yang dia kunjungi. Dalam tatap muka yang berlangsung selama satu jam tersebut Rano menyempatkan makan siang di rumah Ketua RW setempat. ”Wah, ada sayur asem,” ujar Rano girang.

Sambil bersantap siang, Rano tak sungkan menanggapi permintaan para warga untuk ber-selfie ria. Sambil bercengkrama segala bentuk aspirasi warga mulai dari masalah kerusakan jalan, biaya pendidikan yang mahal hingga persoalan akses kesehatan. ”Program saya ke depan tak lepas dari tiga masalah pokok tersebut. Hingga kini, jalan provinsi sebagian besar telah diperbaiki. Lalu, pendidikan dan kemudahan akses kesehatan hingga pelosok daerah juga menjadi poin utama program kami,” katanya.

Blusukan Rano dilanjutkan ke Desa Kosambi Barat. Di sana, mantan aktor ini mendapatkan sambutan hangat lewat ajakan selfie para warga dan remaja. Berbagai aspirasi warga tercurah, terlebih kepada pemerataan pembangunan infrastruktur di utara Kabupaten Tangerang tersebut. Sebagai orang yang pernah menjabat Wakil Bupati Tangerang selama tiga tahun, dia sangat paham dengan kondisi wilayah dan masyarakatnya.

Segala macam permasalahan di wilayah perbatasan seperti di Kosambi terkait dengan infrastruktur akan dibicarakan dengan pemerintah Kabupaten Tangerang. ”Indonesia mengenal hirarki kewenangan, di sini ada Bupati Zaki yang sangat saya apresiasi cara kerjanya. Namun, saya tetap berjanji untuk menata wilayah Kosambi akan menjadi salah satu program utama yang akan di usung pada periode mendatang,” katanya.

Blusukannya yang ketiga ke Kampung Rawalindung, Desa Cengklong, Kosambi. Pawai kendaraan yang mengawalnya pun tampak sesak memasuki jalan-jalan kecil di sepanjang desa tersebut. Tak ingin, berlama-lama dalam kemacetan, dia turun dan langsung menyapa para warga yang berjejer di sepanjang jalan.

Masih di Desa Cengklong, Rano mengunjungi warga di empat titik di Gang Gledek RT 03 RW 04. Warga yang melihatnya, berjalan kaki langsung berduyun-duyun menghampiri.

Ada yang menarik ketika Rano meninggalkan lokasi blusukannya yang terakhir. Tanpa komando, ratusan warga dengan kompak menyanyikan soundtrack si Doel Anak Sekolahan. Lagu yang beken era 90-an ikut melepas kepergian Rano siang itu. ”Semoga semangat juang si Doel dalam film bisa pak Rano wujudkan di Banten,” kata Karsali, salah seorang warga Kosambi.

Sambutan hangat juga dirasakan Embay Mulya Syarief saat blusukannya di Kampung Rancalabuh, Kemiri. Sebelumnya, Embay terlebih dahulu melaksanakan salat jumat di masjid terdekat. Acara dialog mengenai pembangunan Banten disampaikannya di sebuah ruangan rapat sederhana. Bersama ulama setempat, Embay berbicara banyak mengenai solusi Banten menuju daerah yang maju dan beriman. (mg26-Wahyu S/Radar Banten)