SERANG – Jabatan Sekda Banten Muhadi akan berakhir pada 30 Agustus mendatang. Namun Pemprov Banten terkesan belum matang mempersiapkan pergantian posisi jabatan PNS nomor satu di Pemprov Banten ini.

Sebelumnya wacana lelang jabatan yang diembuskan Plt Gubernur Banten Rano Karno dengan berlandaskan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) juga terkendala mengingat waktu yang tidak memadai. Kemudian wacana mengenai akan ada penunjukan Plt Sekda Banten dari pejabat eselon II pun muncul ke permukaan.

Hingga ditik ini, Pemprov Banten belum mau ‘buka kartu’ terkait siapa yang akan menggantikan jabatan ini. Kemarin, Plt Gubernur Banten Rano Karno menegaskan akan menindaklanjuti pergantian Sekda ini dengan serius untuk membuat tim seleksi Sekda Banten.

“Juni BKD sudah saya perintahkan untuk membuat tim seleksi (timsel-red). Bukan saya yang test, tapi akan kita serahkan ke LAN (Lembaga Administrasi Negara-red) melalui ASN,” terang Rano ketika dialog di Graha Pena Radar Banten, Jl Kolonel Suwandi, Lingkar Selatan, Kota Serang, Rabu (18/6/2014).

Rano memperkirakan proses ini akan selesai pada 1 September 2014 mendatang. “1 September selesai,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hasil pendaftaran lelang jabatan calon Sekda Banten, ada 11 nama yang sudah mendaftar. Mereka yang sudah mendaftar antara lain Staf Ahli Gubernur Banten yakni M Basri, Zainal Mutaqin, dan Rusdjiman, Kepala DPPKD Banten Wahyu Wardhana, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kurdi Matin, Kepala Dinas Pendidikan Engkos Kosasih Samanhudi, Kepala Bappeda Banten M Yanuar, Kepala Disnakertrans Banten Hudaya, Kepala DBMTR Banten M Husni Hasan, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Cepi Suwardi, Asda III Pemprov Banten Karimil Fatah, dan Kepala Inspektorat Takro Djaka Rooseno. (Wahyudin)