Rano Naik Odong-Odong, Usai Bicara 14 Proyek Nasional

0
460 views
Calon Gubernur Banten Rano Karno mengayuh sepeda odong-odong di Kedaung, Kecamatan Pamulang. Aksi tersebut membuat warga simpatik, kemarin.

PAMULANG – Gerakan Rano Karno bersama tim kian masif. Setelah menyambangi sejumlah daerah padat penduduk, kemarin (28/12) calon Gubernur Banten itu sowan ke sejumlah tokoh yang ada di kecamatan Pondokcabe, Pamulang Kota Tangsel.

Banyak hal yang dibahas saat bertemu dengan warga. Salah satunya soal infrastruktur, pendidikan sampai pembangunan ekonomi. Untuk infrastruktur misalnya, pemeran utama Sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu menegaskan, akan adanya perluasan jalan yang melintasi Bandara Pondokcabe.

”Insya Allah, tahun depan akan dilebarkan. Sekarang masih tahap diskusi, untuk mencarikan perluasan lahan. Sebab, Bandara Pondokcabe masih milik Pertamina,” katanya.

Rano yang mengenakan kemeja putih dibalut kain sorban warna merah tersebut mengungkapkan, selama lima belas bulan kepemimpinannya menjadi Gubernur Banten. Total jalan provinsi yang mencapai 754 kilometer, tinggal 20 persen lagi tahap penyelesaian.

Selain itu, dirinya juga memaparkan 14 proyek nasional yang masuk Banten. Salah satunya, tol Panimbang. Sedangkan untuk Tangsel, tol Serpong-Balaraja. ”Saya yakin, apabila tol tersebut jadi. Kesejahteraan rakyat Banten akan meningkat,” tuturnya.

Ia menyatakan sebagai Gubernur, tentunya harus berlaku adil. Apalagi, Banten memiliki empat wilayah kabupaten dan empat wilayah kota. Perlu adanya sinkronisasi pertumbuhan ekonomi yang merata.

Saat ini, baru empat daerah administratif pemerintahan di Banten yang tergolong sejahtera, yakni Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Cilegon.

”Keseimbangan pertumbuhan ekonomi perlu didorong melalui kebijakan ekonomi dari Provinsi. Supaya semuanya bersinergi dan tumbuh pesat menyejahterakan masyarakat,” akunya.

Salah satunya, seperti Kabupaten Lebak. Termasuk wilayah yang dikategorikan miskin. Masih banyak rumah yang beralas tanah.

Lalu, ada sekitar 318 jembatan gantung yang perlu diperbaiki sebagai akses utama keluar masuk aktivitas masyarakat. Sedangkan, pemerintah Kabupaten Lebak hanya sanggup memperbaiki 10 jembatan gantung dalam setahun.

”Artinya, bisa mencapai 30 tahun lamanya, hanya mengurus jembatan. Belum lain sebagainya. Peran gubernur diperlukan untuk mempercepatnya, baik pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, selain bertemu warga. Rano Karno juga membuat aksi yang tergolong unik. Dirinya menaiki odong-odong yang membuat para warga tertawa melihat aksi yang merakyat.

Si Doel, juga melihat aktivitas pembuatan sabut ijuk. Bahkan sempat mencoba untuk melilitkan sabut ijuk.

Sementara, warga Kedaung, Ade Firmansyah mengatakan warga Betawi di wilayah Kedaung, mendoakan Rano Karno dan Embay, terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

”Kami masyarakat mendoakan dan mendukung supaya Bang Doel, lancar sampai dilantik menjadi Gubernur Banten lagi,” harapnya. (Wahyu S/Radar Banten)