Gubernur Banten Rano karno saat memeriksa beras Bulog yang akan didistribusikan.

SERANG – Gubernur Banten Rano Karno mengaku sudah mengajukan pemisahan Bulog Divre Jakarta Banten menjadi Bulog Divre Banten. Hal tersebut diungkapkan Rano Karno saat ditemui usai penglepasan pendistribusian beras bulog di depan Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Selasa (26/1/2016).

Menurut Rano, dengan dipisahkan dari Jakarta, pengawasan dan pendistribusian beras bulog bisa lebih fokus daripada saat ini. “Secara tegas, kita ingin pisah agar fokus kita sudah tidak dipecah lagi, kepala Divre pun bisa lebih fokus lagi. Ini sudah kita usulkan, lagian kan di Jakarta tidak ada sawah, untuk apa,” papar Rano.

Terkait pengawasan, Rano mengako Pemprov akan terus melakukan pengawasan. Namun, tugas pengawasan menurutnya lebih banyak di kabupaten/kota.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre DKI Jakarta Banten Agus Dwi Indiarto mengatakan, pemisahan tersebut sangat dimungkinkan. Namun tidak dalam waktu dekat ini karena Bulog pusat tengah fokus terhadap restrukturisasi.

“Dimungkinkan sekali, sekarangkan lagi ada rekstrukturisasi di pusat mungkin bertahap. Kita memang belum punya 34 divre, masih ada yang disatukan, jika rentang penanganannya sudah diperluas bisa dipecah,” ujar Agus. (Bayu)