Ranta Mundur dari Sekda, Nyaleg dari Partai NasDem

SERANG – Gagal menjadi calon walikota Serang di Pilkada Kota Serang 2018, tidak membuat Sekda Banten Ranta Soeharta mengurungkan niat untuk pensiun dini sebagai ASN. Ranta dipastikan meninggalkan jabatannya, karena maju sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2019.

Kepastian Ranta banting setir menjadi politikus disampaikan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Banten Wawan Iriawan. “Pak Ranta sudah gabung dengan Partai NasDem, beliau maju sebagai bakal caleg NasDem untuk DPR RI dapil Banten dua (Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon),” kata Wawan kepada wartawan, saat memberikan keterangan pers Partai NasDem usai mendaftarkan bakal caleg DPRD Provinsi Banten, di KPU Banten, Senin (16/7).

Wawan melanjutkan, tiga hari lalu Ranta sudah melengkapi semua persyaratan sebagai bakal caleg DPR RI, bahkan telah mengurus surat pengunduran dirinya sebagai Sekda Banten. “Seminggu lalu saya diskusi dengan Pak Ranta, NasDem ini partai modern yang membutuhkan para tokoh di Provinsi Banten, termasuk beliau,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ranta juga sudah tercatat sebagai anggota Partai NasDem. Hal itu menjadi bukti keseriusannya bergabung dengan NasDem sebagai tempat meniti karir sebagai politisi. “Pak Ranta sudah memiliki KTA (kartu tanda anggota) Partai NasDem. Untuk jangka panjangnya, Pak Ranta disiapkan NasDem sebagai calon gubernur Banten pada Pilgub Banten 2022,” tuturnya.

Bergabungnya Ranta dengan partai besutan Surya Paloh tersebut, dinilai Wawan bukan tanpa sebab. NasDem berdasarkan hasil survei merupakan partai politik yang paling transparan sehingga cocok untuk para tokoh bergabung. “Jadi bakal caleg dari NasDem gratis, tidak ada mahar, bahkan materai pun disiapkan oleh partai. Itu salah satu alasan yang membuat Pak Ranta memilih NasDem yang konsisten mengusung restorasi Indonesia,” jelasnya.

“Kalau masih penasaran, silakan rekan-rekan wartawan konfirmasi langsung ke Pak Ranta,” tambah Wawan.

Ketua Bappilu Partai NasDem Provinsi Banten Ali Nurdin menambahkan, pencalegan Ranta Soeharta sudah diurus oleh DPP NasDem, sebab secara nasional, pendaftaran bakal caleg dari NasDem dilakukan serentak kemarin, sebab 16 Juli bertepatan dengan ultah Ketua Umum (Surya Paloh). “Berdasarkan pengakuan Pak Ranta, surat pengunduran diri beliau dari jabatan Sekda Banten sudah disampaikan ke Pak Gubernur,” ujar Ali.

Terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim menanggapi santai pencalegan Ranta Soeharta. “Bagusnya kita pastikan dulu, apakah yang bersangkutan sudah mendaftarkan diri ke KPU,” ujarnya.

Wahidin menambahkan, hingga kemarin dirinya belum menerima surat pengunduran diri Ranta Soeharta dari jabatannya sebagai Sekda Banten. “Namun tanpa izin atau pun mengajukan pengunduran diri, ketika saya tahu yang bersangkutan sudah resmi mendaftar sebagai caleg, sudah saya siapkan Plt Sekda Banten,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Banten, calon Plt Sekda yang disiapkan Gubernur adalah Asda II Pemprov Banten Ino S Rawita. Ino sebelumnya dipercaya gubernur sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak saat Pilkada 2018.

Saat dikonfirmasi, Ino mengaku belum mengetahui soal informasi tersebut. “Saya belum tahu soal itu (Plt Sekda),” ujar Ino kepada Radar Banten. (Deni S/RBG)