Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta.

LEBAK- Selain molor dari jadwal pukul 09.00 WIB, rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD Lebak pada Rabu (13/2) berlangsung singkat. Rapat yang baru dimulai sekira pukul 10.19 WIB, berlangsung kurang lebih hanya 15 menit.

Perwakilan dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) tidak membacakan laporan dalam sidang paripurna. Mereka hanya menyerahkan laporan hasil reses kepada pimpinan DPRD Lebak.

Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta menyatakan, hasil reses yang dilaksanakan 50 anggota DPRD Lebak mayoritas menyampaikan persoalan infrastruktur jalan, pendidikan, dan sarana kesehatan. Untuk itu, anggota sepakat untuk menyerahkan laporan hasil reses kepada pimpinan Dewan. Selanjutnya, laporan hasil reses tersebut diserahkan kepada Wakil Bupati Ade Sumardi yang hadir pada paripurna.

“Aspirasi yang paling banyak disuarakan, yakni persoalan infrastruktur jalan, pendidikan, dan sarana kesehatan. Selebihnya, penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia (SDM),” ungkap politikus PDI Perjuangan ini, Rabu (13/2).

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan, belum mengetahui secara detail laporan hasil reses yang disampaikan DPRD Lebak. Apalagi, anggota DPRD Lebak tidak membacakan laporan hasil reses tersebut dalam sidang paripurna. Untuk itu, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu hasil reses para wakil rakyat.

Dia yakin, laporan hasil reses tersebut sejalan dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat desa dan kecamatan. “Nanti muaranya di musrenbang tingkat kabupaten. Mana aspirasi yang terakomodir akan disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki daerah. Nanti kita buat skala prioritas,” paparnya.

Rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD Lebak molor sekira satu jam. Dalam undangan, rapat paripurna mestinya dilaksanakan pukul 9.00 WIB, namun hingga pukul 10.00 WIB rapat paripurna belum dilaksanakan.

Pukul 09.00 WIB, hanya ada beberapa anggota DPRD Lebak yang terlihat di depan ruang paripurna. Sementara itu, 50 kursi anggota DPRD Lebak masih kosong. Padahal, tamu undangan dari organisasi perangkat daerah (OPD), mahasiswa, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan telah hadir di ruang rapat paripurna.

Rapat paripurna baru dimulai sekira pukul 10.19 WIB dihadiri Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta, anggota dan pimpinan anggota Dewan, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebak. (Mastur/Aas)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.