Suasana ruang rapat paripurna DPRD Lebak pukul 9.00 WIB.

LEBAK – Rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD Lebak molor sekira satu jam. Dalam undangan, rapat paripurna mestinya dilaksanakan pukul 9.00 WIB, namun hingga pukul 10.00 WIB rapat paripurna belum dilaksanakan.

Pantauan Radar Banten di lokasi, hanya ada beberapa anggota DPRD Lebak yang terlihat di depan ruang paripurna. Sementara itu, 50 kursi anggota DPRD Lebak masih kosong. Padahal, tamu undangan dari organisasi perangkat daerah (OPD), mahasiswa, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan telah hadir di ruang rapat paripurna.

Rapat paripurna baru dimulai sekira pukul 10.19 WIB dihadiri Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta, anggota dan pimpinan anggota Dewan, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebak.

Anggota DPRD Lebak Enjun Ombi Lomri menyatakan, para anggota Dewan sebagian telah datang. Namun, mereka tidak langsung masuk ke ruang paripurna. Tapi, mereka mengobrol dan minum kopi di ruang komisi atau fraksi.

“Para anggota Dewan sudah hadir. Tapi mereka di ruang komisi dan fraksi untuk minum kopi dan diskusi dengan anggota yang lain,” katanya.

Enjun mengklaim, hanya sekarang rapat paripurna DPRD Lebak molor lebih dari satu jam. Apalagi, ini rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses. “Kalau biasanya tepat waktu, hanya sekarang saja molor,” teranya.(Mastur/Aas)