CILEGON – Sekira 300 buruh PT Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) melakukan aksi mogok kerja, Selasa (3/2/2015). Aksi itu menyusul tidak adanya kesepakatan antara buruh yang diwakili serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (SPKEP) Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT PDSU dengan manajemen pabrik gula rafinasi. Rencana kesepatan itu dimediasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon beberapa hari lalu.

“Kami tidak mau ngomong doang. Seperti yang kami katakan, kami akan mogok bila tuntutan kami tidak dipenuhi pihak perusahaan,” ungkap Johan Wahyudi, Ketua SPKEP PUK PT PDSU yang ditemui di lokasi aksi.

Diberitakan sebelumnya, buruh menuntut adanya penyelesaian Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan diterapkannya pasal-pasal normatif yang menjadi tuntutan buruh, di antaranya yakni upah lembur, hak cuti, dan penghitungan THR. “Kalau tuntutan itu tak ditanggapi, kita akan terus mogok saja,” ancamnya.

Pantauan radarbanten.com, aksi itu mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dari Polsek Ciwandan dan Polres Cilegon. (Devi Krisna)