Ratusan Kendaraan Bermotor Terjaring Razia di Rangkasbitung

0
1.414 views
Polisi saat meminta surat-surat kendaraan kepada seorang pengguna jalan.

LEBAK – Ratusan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat terjaring razia gabungan yang dilakukan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Samsat Rangkasbitung bersama Satlantas Polres Lebak di Jalan Rangkasbitung Pandeglang, di Kampung Sampay, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggungung, Rabu (2/8). Dalam razia tersebut petugas berhasil menindak sekitar 100 kendaraan.

Kepala UPT Samsat Rangkasbitung Falah Fardina mengatakan, razia ini merupakan kegiatan ke enam kalinya selama tahun 2017 sekaligus mendidik pengendara untuk tertib berlalulintas.

“Sekitar 100 formulir untuk pembayaran sudah habis oleh pengendara yang kedapatan menunggak pajak,” ucap Falah disela-sela razia yang di gelar di Kampung Sampay, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Rabu (2/8).

Falah menambahkan, razia ini sekaligus membawa mobil Samsat keliling guna menyediakan pengendara bila ingin membayar pajak di tempat. Dalam razia ini, tambahnya, tidak ada sanksi berat yang diberikan pada operasi ini. Pengendara yang kedapatan tidak membawa surat kendaraan bermotor akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku. Sedangkan, jika pengendara yang mengalami keterlambatan bayar pajak, hanya diberikan surat peringatan.

“Kita beri peringatan pada pengendara yang telat bayar pajak, agar lebih sadar pajak dan supaya lebih tepat waktu membayar pajak,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Pendataan dan Penetapan Bapenda UPT Rangkasbitung Denny M Rachman mengungkapkan, razia pajak kendaraan ini dilakukan rutin oleh pihaknya, ini salah satu program untuk membantu tercapainya target pajak kendaraan bermotor.

“Target pajak secara keseluruhan tahun 2017 yakni mencapai Rp. 82 Miliar dan hingga saat ini sudah terealisasi sekitar 55 persen. Selain itu, dalam kegiatan ini kita dibantu oleh Kepolisian dan Jasa Raharja” ujar Denny.

AKP Robby Heri Saputra Kasat Lantas Polres Lebak mengatakan, pihak kepolisian hanya membantu dalam razia ini, pasalnya hanya Polisi yang berwenang memberhentikan kendaraan bermotor di jalan raya.

“Kita juga selain membantu, jika kedapatan pengendara melanggar tata tertib berlalulintas, kita akan tindak dengan peraturan yang berlaku dalam berlalulintas,” ujarnya. (Omat/twokhe@gmail.com).