Ratusan Pegawai akan Kehilangan Jabatan, Pemangkasan Eselon Ditarget Rampung Juni

TANGERANG – Penyederhanaan birokrasi -penghilangan jabatan eselon III dan IV menjadi jabatan fungsional dinilai ada sisi baik dan buruk. Demikian dikatakan Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Abdul Hamid.

Sisi baiknya, perampingan jabatan (eselon III dan IV-red) untuk menempatkan pegawai sesuai dengan keahliannya. “Jadi, tidak ada lagi pegawai yang palu gada tapi sudah berbasis dengan kompetensi,” katanya, Rabu (20/11).

“Tujuannya membuat pegawai menjadi profesional untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan publik,” tambahnya.

Sedangkan untuk sisi buruknya, sambungnya, budaya struktural yang sudah berjalan pasti akan sulit diubah. “Pastinya penyesuaian dan adaptasi lagi. Selama ini, setiap penanganan dilakukan berjenjang. Mulai dari eselon IV dan III barulah ke eselon II. Adanya perampingan, semuanya akan ditangani oleh eselon II,” katanya.

Seperti diketahui, kebijakan Presiden Joko Widodo untuk penataan pejabat negara mulai direalisasikan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 393 Tahun 2019 tentang Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi, Senin (18/11) lalu.

Sementara, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarif Hidayatullah Zaki Mubarok menyatakan perampingan diharapkan memberikan kondisi yang lebih baik, jangan sampai nonjob. “Saya belum jelas betul bagaimana teknis dan solusinya bagi eselon yang terkena perampingan,” jelasnya.

“Tapi, saya menilai kebijakan itu terlalu terburu-buru, baiknya penghapusan tersebut diuji cobakan dulu di beberapa Kementerian jangan langsung semuanya,” tukasnya

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Tangsel Apendi menyatakan masih mempelajari regulasinya. “Kita pelajari dulu, regulasi dan penerapannya,” singkatnya.

Dari data yang dihimpun, pejabat eselon III dan IV di Kota Tangsel ada sekitar 500-an orang. Jika, perampingan birokrasi jadi dilaksanakan, ratusan pegawai bakal kehilangan jabatan setelah eselon III dan IV ditiadakan. (you/asp)