Ratusan Spanduk Liar di Kota Cilegon Dicopot

Para petugas menurunkan spanduk dan baliho atau media sosialisasi di tempat yang dilarang karena melanggar Perda tentang K-3.

CIWANDAN – Maraknya spanduk dan baliho liar di sepanjang Jalan Raya Anyar dan Jalan Lingkar Selatan (JLS), membuat aparatur Kecamatan Ciwandan bertindak tegas untuk menertibkannya. Petugas menurunkan spanduk dan poster tersebut lantaran tidak mengantongi izin dari instansi terkait.

Kepala Seksi (Kasi) Trantibum Kecamatan Ciwandan Edi Qudratullah mengatakan, berdasarkan hasil penertiban spanduk dan baliho ada sekira 200 yang diturunkan paksa. “Macam-macam bentuknya. Ada spanduk, baliho, atau pun media sosialisasi lainnya,” katanya, Selasa (27/3).

Edi menjelaskan, kegiatan penertiban tersebut dilakukan dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2003 tentang Ketenteraman, Kebersihan, dan Ketertiban (K-3). “Sebelum kita tertibkan, kita sering lihat kok tambah banyak ya dari waktu ke waktu,” jelas Edi.

Menurut Edi, pihaknya akan terus memantau sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat dipasangnya spanduk atau pun media sosialisasi lain. “Kebanyakan yang pasang ini kan tanpa ada izin. Meskipun ada izin, tetap diarahkan di tempat yang bukan seharusnya,” tutur Edi.

Edi mengimbau, kepada masyarakat yang akan memasang spanduk, baliho atau pun media sosialisasi lainnya, seharusnya koordinasi terlebih dulu ke kecamatan. “Ini dilakukan supaya masyarakat mengetahui boleh atau tidak,” imbuh Edi.

Kata Edi, maraknya spanduk atau pun baliho yang dipasang di sepanjang  Jalan Raya Ciwandan maupun di akses JLS, itu lantaran mereka banyak yang tidak mengetahui soal aturan tersebut. “Karena itu melanggar Perda, ya kita tertibkan,” kata Edi lagi.

Pada bagian lain, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Cilegon Hasbi Sidik mendukung apa yang sudah dilakukan oleh aparatur Kecamatan Ciwandan dan kelurahan se-Kecamatan Ciwandan. “Kegiatan penertiban tersebut sudah bagus. Tinggal harus dijaga saja konsistensinya,” imbuhnya.

Hasbi berharap, aparatur Kecamatan Ciwandan dan kelurahan se-Kecamatan Ciwandan tidak pernah bosan untuk terus menggelar kegiatan serupa. Ini dilakukan demi terciptanya kondisi lingkungan yang aman dan nyaman. “Kalau lingkungannya banyak spanduk atau baliho kan kita juga merasa enggak nyaman,” tandasnya. (mam/ibm/ags/RBG)