Realisasi Pendapatan PBB, Kecamatan Ciomas Paling Rendah

0
392 views
Wakil Bupati Pandji Tirtayasa memberikan bendera merah kepada daerah yang perolehan PBB rendah dan bendera putih kepada daerah yang perolehan PBB tinggi.

SERANG – Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang mendapatkan rapor merah soal pendapatan pajak bumi dan bangunan (PBB). Kecamatan ini paling rendah perolehan PPB se-Kabupaten Serang. Sementara kecamatan dengan perolehan tertinggi yakni Kecamatan Kragilan.

Hal itu terungkap pada evaluasi penerimaan PBB di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Kamis (5/12). Hadir Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang Deddy Setiawan, dan seluruh camat se-Kabupaten Serang.

Pada evaluasi itu diberikan penghargaan kepada camat dan kepala desa dengan penerimaan pajak tertinggi. Kemudian, juga diberikan simbol bendera putih kepada kecamatan tertinggi dan bendera hitam kepada kecamatan terendah.

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, pemberian simbol bendera itu menjadi motivasi dan fanismen untuk para camat. Namun, pihaknya tidak dalam rangka menghakimi dalam evaluasi PBB ini. “Bagi seorang ASN, bendera putih itu menjadi reward, bendera hitam itu fanismen moral,” katanya.

Meskipun setiap kecamatan penerimaan PBB-nya berbeda-beda, pihaknya tidak membedakan pembangunan di masing-masing kecamatan. Penerimaan PBB tidak menjadi tolok ukur pilih-pilih pembangunan. “Kita tidak membedakan pembangunan di kecamatan yang kecil (penerimaan PBB-red), kalau kita bicara pelayanan di publik, kita tidak bicara angka linier,” ujarnya.

Menurut Pandji, potensi PBB di Kabupaten Serang masih lima hingga sepuluh kali lipat dari penerimaan yang sekarang. Karena, nilai jual objek pajak (NJOP)-nya masih rendah. “Di lapangan sudah jadi perkotaan, industri, tapi di NJOP-nya masih pedesaan,” ungkapnya. (Abdul Rozak)