Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno saat pidato kebangsaan di Jakarta Convention Centre, Senin (14/1/2019) malam. Foto: Jawa Pos

SERANG – Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno terus memaksimalkan jaringan kekuatan di Provinsi Banten. Bahkan jaringan relawan semakin masif. Saat ini sudah 40 tim dan telah membentuk sekretariat bersama (sekber).

Koordinator relawan Prabowo-Sandi (PADI) Banten Khoirul Umam mengungkapkan, tim relawan Prabowo-Sandi di Banten banyak menjadi bukti bahwa Banten lumbung suara pasangan calon 02. “Agar perjuangan tim relawan ini sinergi, kami telah membentuk Forum Sekretariat Bersama di Cijawa, Kota Serang. Forum ini mengoordinasikan semua gerakan pemenangan relawan Prabowo-Sandi di Banten yang jumlahnya mencapai 40 tim relawan,” ungkapnya, Jumat (8/2).

Bahkan target pembentukan 10.000 posko pemenangan, lanjut Umam, mampu melampaui target. Di luar perkiraan, pesantren salafi banyak yang menjadi posko pemenangan. “Di Kabupaten Tangerang saja sudah sampai pesantren-pesantren salafi di level desa, tim relawan kita begerak di sana,” ungkapnya.

Umam mengakui saat ini relawan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan elektoral Prabowo di Banten. Meski demikian, ia tak menampik para caleg Partai Gerindra dan partai koalisi, juga terus bergerak dan semakin masif Maret nanti. “Relawan sekarang ini menjadi garda terdepan kunci kemenangan Prabowo-Sandi di Banten, ditambah kekuatan caleg dari parpol koalisi pendukung,” katanya.

Ketua Bidang Penggalangan dan Relawan pada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Nur’aeni juga mengatakan, relawan yang bergerak di Banten sangat masif. “Bahkan beberapa tim relawan anggotanya adalah emak-emak. Generasi milenial pun telah bergerak memenangkan Prabowo-Sandi di Banten,” jelasnya.

Menurut Nuraeni, banyaknya tim relawan yang berjuang bersama Prabowo-Sandi, membuat BPN Provinsi Banten optimistis menang telak. “Tapi, mesin partai koalisi tetap dijalankan. Agar perjuangan relawan menjadi sebuah kekuatan pemberdayaan kemenangan Prabowo Sandi,” ungkapnya.

Menurut Wakil Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi, Masrori, Pemilu 2019 tidak hanya gelaran pilpres saja, tapi juga pileg. Hal itu membutuhkan energi yang tidak sedikit sehingga partai politik harus pintar-pintar menjaga energinya. “Hingga saat ini, BPN Prabowo-Sandi mengandalkan tim relawan dan para caleg yang melakukan kampanye pilpres. Namun, bukan berarti mesin partai tidak jalan. Akan ada waktunya partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi bergerak bersamaan,” kata Masrori kepada Radar Banten.

Masrori memastikan kerja tim relawan cukup memuaskan sehingga elektabilitas Prabowo-Sandi masih unggul dari Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Banten. “Kita akan maksimal perjuangkan hingga masa kampanye berakhir awal April mendatang. Kami yakin menang telak di Banten karena dalam waktu dekat pergerakan bersama partai koalisi dengan seluruh kader, caleg, dan relawan segera dilakukan. Target kita menang 70 persen di Banten,” ungkapnya. (Deni S/Aditya R/Aas)