Relawan WH-Andika
Relawan WH-Andika melakukan Gerakan Turun Tangan atau Rabu Biru di Markas Sadewa, Rabu (2/11).

SERANG – Relawan pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) diminta menghindari black campaign atau kampanye negatif. Meski saat ini, kampanye negatif terjadi terhadap pasangan nomor urut satu ini, dirasakan terasa gencar.

Sekretaris Golkar Provinsi Banten, Bahrul Ulum mengapresiasi gerakan relawan yang terus bergerak menyosialisasikan WH-Andika. “Saya sangat terbantu dengan relawan yang sudah bergerak sebelum kedua pasangan ini deklarasi,” kata Ulum dalam rilis, Rabu (2/11).

Hal tersebut dikatakan Ulum usai pertemuan dengan perwakilan puluhan organisasi relawan WH-Andika yang tergabung Relawan Banten Bersatu di Markas Sadewa, Jalan Ahmad Yani, Kota Serang.

“Saya berharap, relawan WH-Andika melakukan kampanye positif baik di lapangan maupun di media sosial. Saat ini, ada pergerakan di media sosial yang melakukan black campaign kepada WH-Andika. Saya berharap relawan tidak melakukan hal tersebut, kita fokus sosialisasi dengan program pasangan calon,” imbuhnya.

Relawan Banten Bersatu berkomitmen untuk mendukung penuh WH-Andika dan berupaya untuk memenangkan pasangan yang diusung tujuh partai politik ini di Pemilihan Gubernur Banten.

“Semangat kami terbangun atas kesukarelaan untuk mengubah Banten lebih baik,” katanya. Nurul menambahkan, relawan WH-Andika tergerak atas kegelisahan masyarakat yang ingin Banten berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Salah satu pertimbangan para relawan mendukung WH-Andika, karena pasangan ini dinilai punya komitmen dalam pencegahan korupsi dan transparansi. Ia mengungkapkan, indeks transparansi Banten menurun dari peringkat tiga pada 2013, menjadi peringkat kedelapan pada 2015. “Padahal pencegahan korupsi dimulai dari transparansi program dan anggaran pemerintah,” ujarnya.(*/RB)