Relokasi SD Lamban, Dewan Tolak Jalan Tol Serang-Panimbang Dibuka

0
5257

SERANG – Komisi II DPRD Kabupaten Serang menolak rencana pembukaan jalan tol Serang-Panimbang setelah Idul Fitri. Itu lantaran proses relokasi empat SD yang terdampak pembangunan jalan tol belum selesai.

Sekadar diketahui, empat SD yang terdampak pembangunan tol Serang-Panimbang yakni SDN Seba, SDN Cilayangguha, dan SDN Inpres Cikeusal di Kecamatan Cikeusal, serta SDN Cipete di Kecamatan Kragilan.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Suja’i A Sayuti mengatakan, pihaknya meminta proses relokasi keempat SD itu dipercepat. Sebab, proses relokasi itu sudah berlangsung sejak lama.

“Kalau sampai sekarang belum ada bangunan SD yang baru, kami secara tegas menolak jalan tol untuk dibuka,” kata politikus Partai Gerindra ini di ruang kerjanya, Selasa (23/2).

Wakil rakyat asal Kecamatan Anyar ini menilai, pemerintah pusat jangan mementingkan urusannya sebelum urusan di bawah selesai. “Harus diselesaikan dulu urusan di daerahnya, jangan sampai tol dibuka terus bangunan SD yang baru belum ada, anak-anak kita mau sekolah dimana,” tegasnya.

Dikatakan Suja’i, pihaknya menyayangkan proses relokasi keempat SD itu berjalan lama. Padahal, pihaknya bersama Pemkab Serang terus mendorong proses relokasi untuk dipercepat. “Jangan sampai ada yang dirugikan, kami sangat menentang keras, harus ditunda (pembukaan jalan tol-red),” ucapnya. (Abdul Rozak)