Rencana Pembangunan Gereja Tiberias di Lebak Dihentikan Warga

0
142

LEBAK – Rencana pembangunan tempat ibadah Gereja Tiberias, di belakang ruko toko Agung Mandala, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak ditolak atau dihentikan warga saat bermusyawarah di Aula Kemenag Lebak, Juma’at (3/11).

Sebelumnya, warga di Kecamatan Cibadak menerima selebaran surat izin lingkungan untuk pembangunan gedung serbaguna atas lahan yang dimaksud. Dan ternyata lahan tersebut akan dibangun gereja. Warga di Kecamatan Cibadak pun menolak didirikannya tempat peribadatan tersebut.

“Kita tolak pembangunan gereja, karena proses izinnya juga tidak resmi, malahan mereka menipu kami dengan surat izin lingkungan untuk membangun gedung serbaguna,” ujar Pepep salah satu warga di Kecamatan Cibadak saat bermusyawarah bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Lebak, di Aula Kemenag, Jum’at (3/11).

Sementara itu, pemilik lahan Beti mengatakan, bahwa pembangunan Gereja di lahannya itu, dikarenakan umat Tiberias selama ini belum memiliki tempat beribadah. Oleh karena itu, ia akan membangun Gereja tepat di belakang toko miliknya itu.

“Kami selama ini belum mempunyai tempat ibadah yang paten. Dulu pernah akan membangun di Kp. Sawah Kecamatan Rangkasbitung, namun rencana itu ditolak juga oleh warga. Pernah ada yang menyarankan untuk membangun dilahan sendiri,” ujarnya.

“Kalau sudah ditolak ya mau gimana lagi, kita tetap menerimanya, namun saya akan cari tanah atau tempat yang lain untuk mendirikan Gereja,” katanya. (Omat/twokhe@gmail.com).