Reuni 15 Tahun SMUNSA Serang: Ajang Memuliakan Para Guru

Ketua pelaksana Muhammad Andi Pratama menyerahkan cenderamata kepada Wakasek Bidang Kesiswaan Agus Dahyar pada acara Reuni 15 Tahun SMUNSA Serang.

SERANG – Alumni SMUN 1 Serang angkatan 2002 mengadakan reuni yang bertajuk ’15 Tahun SMUNSA Serang 2002′ dan deklarasi IKA-ALUMNI SMUNSA Serang 2002 pada Sabtu (17/2) di SMAN 1 Kota Serang, Jalan Ahmad Yani No 39.

Reuni ini selain sebagai ajang silaturahmi para alumni angkatan 2002, juga sebagai ajang kegiatan sosial berupa donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Serang dan donasi kepada sekolah berupa sumbangan uang untuk mushala sekolah, dan untuk para guru berupa cenderamata dan uang, yang diserahkan oleh ketua pelaksana H. Muhammad Andi Pratama kepada Wakasek Bidang Kesiswaan Agus Dahyar.

Acara reuni ini dihadiri oleh para alumni SMUNSA angkatan 2002, para dewan guru dan sebagian alumni ada juga yang membawa serta keluarga mereka.

Menurut ketua pelaksana yang akrab disapa Andi ini, diharapkan pada reuni kali ini tidak hanya sekadar ajang temu kangen para alumni namun juga menjadi sarana bagi para alumni untuk memuliakan para guru. “Seperti yang terjadi belakangan ini, begitu banyak peristiwa yang melukai hati para guru, padahal jasa guru luar biasa bagi kita,” kata Andi.

“Pada reuni yang dihadiri ratusan alumni SMUNSA tahun 2002 kali ini, kami mempersembahkan ungkapan terima kasih karena para guru adalah salah satu sosok yang berjasa dalam kesuksesan seseorang, contohnya kami yang berada di acara ini,” lanjut Andi.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu alumni yang berprestasi di bidang akademis, Siti Nani Nurbaeti yang biasa disapa Beti, yang baru selesai menuntaskan program S3-nya di Perancis (Doctorant Biomolecule, Pharmacologie, Therapeutique. Université de Poitiers, France). “Teacher is like a candle. It consumses it self to light the way for others” ungkap Beti.

“Ya, bukankah kita dulu adalah muda mudi yang bermimpi, dan keadaan kita saat ini adalah berkat sosok guru yang begitu banyak pengorbanannya bagi anak bangsa. Lalu mengapa kita tidak memuliakannya, bukan begitu?” kata Beti.

Andi menambahkan, ada beberapa alumni yang tidak bisa hadir dikarenakan sedang berada di luar negeri seperti Qatar, Belanda dan Jepang. “Melalui acara reuni ini, kami juga menghubungi teman-teman alumni yang ada di luar negeri melalui video conference,” ungkapnya.

Para alumni berfoto bersama pada acara Reuni 15 tahun SMUNSA Serang.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan Agus Dahyar mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas terselenggaranya acara ini. “Kami dari para guru SMAN 1 khususnya saya, merasa sangat bangga bisa melihat anak didik kami, telah menjadi manusia yang berguna, telah menjadi orang yang sukses dan semoga juga tidak melupakan kami di sini. Alhamdulillah dengan adanya acara reuni ini bisa bersilaturahmi, sudah 15 tahun lamanya tidak bertemu jadi pangling lihatnya” kata Agus saat sambutan.

“Syukur alhamdulillah, ada dari anak didik kami yang sudah S3 di Perancis, gurunya saja masih S1 walaupun ada beberapa yang sudah S2. Ini merupakan hal yang membanggakan bagi kami memiliki anak didik yang berprestasi. Semoga ke depannya acara silaturahmi ini akan diadakan secara berkelanjutan dan menjadi acuan dan contoh bagi para alumni yang lain,” jelas Agus.

Simbol deklarasi terbentuknya IKA-ALUMNI SMUNSA Serang 2002 dilakukan dengan pelepasan balon secara bersama-sama. Acara reuni juga dimeriahkan oleh pentas seni, doorprize dan game, penampilan band dari para alumni dan juga para dewan guru. (Rachmy F)