Revitalisasi Akses Tol Serang Timur Dipercepat

Kondisi akses jalan pintu tol Serang Timur, Panancangan, Kota Serang, mulai dbersihkan, Selasa (6/11). Pemerintah akan mempercepat revitalisasi akses tol Serang Timur itu sehingga akses jalan menjadi lebih mudah. Selain itu, juga akan dilakukan penertiban terhadap bangunan liar.

SERANG – Revitalisasi akses tol Serang Timur yang menjadi program PT Marga Mandalasakti (MMS), Pemprov Banten, dan Pemkot Serang dipercepat. Kemarin (6/11), Pemkot Serang mengadakan rapat terkait pembahasan program revitalisasi tersebut. Selain itu, rapat yang dilaksanakan di aula Setda Pemkot Serang itu juga dibahas rencana penertiban bangunan liar di persimpangan Palima, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Penjabat Walikota Serang Ade Ariyanto mengatakan, revitalisasi akses tol Serang Timur akan dibahas kembali terkait jadwal pelaksanaannya. “Tadi (kemarin-red) dari pihak MMS sudah memberikan jadwal, tapi kami harap dipercepat. Maksimal bulan Desember sudah selesai,” ujar Ade usai rapat di aula Setda Pemkot Serang, Selasa (6/11).

Kata dia, ada beberapa kendala yang muncul dalam program yang dimulai pekan lalu, seperti pembebasan lahan. Namun, hal itu akan diselesaikan oleh Pemprov Banten dan pemerintah pusat. Apalagi, Gubernur Wahidin Halim menginginkan ruas akses tol Serang Timur diperlebar.

Selain revitalisasi akses tol Serang Timur, ia mengatakan, Pemkot, Pemprov, dan pemerintah pusat melalui satker berencana melakukan penataan di wilayah persimpangan Palima.

Alhamdulillah semuanya sudah mengerucut dan semua yang hadir sudah siap untuk langsung melakukan aksi secepatnya,” ujar Ade.

Kata dia, untuk penertiban bangunan liar di daerah Palima akan dilakukan hari itu juga. Lantaran ada daerah perbatasan dengan Kabupaten Serang. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Banten agar difasilitasi.

Di tempat yang sama, Asda I Pemkot Serang Nanang Saefudin mengatakan, revitalisasi akses tol Serang Timur sudah dimulai prosesnya. Billboard dan baliho iklan milik Pemkot Serang juga sudah ditebang. Bahkan, ada juga papan reklame milik pihak swasta yang terkena dampak revitalisasi.

Kata dia, Pemkot mendukung upaya yang dilakukan oleh Pemprov Banten dan PT MMS untuk merevitalisasi akses tol Serang Timur. Meskipun hal itu sedikit mengurangi pendapatan dari sektor pajak reklame.

“Memang itu konsekuensi dari pembangunan. Apalagi, yang terpenting bagi kami adalah pelayanan kepada masyarakat, termasuk menyediakan infrastruktur yang nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Nanang berharap, ada solusi rekayasa lalu lintas terkait pintu keluar Mall of Serang agar kedepannya tidak melalui pintu keluar yang digunakan saat ini.

Pelaksana Proyek dari PT MMS Budi Ahmad memaparkan, akan melebarkan jalan dari pertigaan Daihatsu sampai persimpangan menuju gerbang tol Serang Timur. Pelebaran jalan itu juga akan dipercantik dengan taman. Menurutnya, akan ada beberapa pembahasan lagi di manajemennya, terutama terkait masalah teknis dan juga harapan dari Pemkot untuk menpercepat waktu pengerjaan. (Rostinah/RBG)