Ribuan Buruh Cilegon Kawal Pembahasan UMSK 2018

0
868 views

CILEGON – Ribuan buruh dari berbagai federasi di Kota Cilegon aksi turun kejalan mengawal berlangsungnya rapat pleno Upah Minimun Sektoral Kota (UMSK) Cilegon 2018 yang sedang dibahas oleh sejumlah perwakilannya kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) diruang rapat Wali Kota Cilegon, Jumat (17/11).

Sedikitnya, sebanyak enam federasi buruh dari Kota Cilegon yang memiliki sekertariat yang tersebar mulai dari wilayah Kecamatan Pulomerak, Ciwandan, Purwakarta, dan Citangkil ini menggelar konvoi kendaraan roda dua menuju titik kumpul di lampu merah Damkar, Kota Cilegon.

Massa yang telah berkumpul mencapai jumlah ribuan di lampu merah damkar itu kemudian menuju ke depan kantor Pemkot Cilegon yang dikawal oleh Polantas Polres Cilegon. Sesampainya di depan Pemkot Cilegon perwakilan massa berorasi menuntut penetapan UMSK 2018

Rapat pleno UMSK 2018 yang juga dihadiri oleh Apindo ini berlangsung hingga sore hari dan belum menemukan hasil final. Dalam rapat itu nantinya keputusan diserahkan kepada Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi, Pertambangan dan Umum (FSPKEP) Kota Cilegon Rudi Sahrudin menginginkan adanya kenaikan UMSK 2018 dari tahun 2017 yang saat ini kelompok satu sebesar 7 persen, kelompok dua sebesar 5 persen, dan kelompok tiga sebesar 10 persen. “Tapi Apindo mengusulkan hanya dua persen yang artinya mengalami kemunduran,” tuturnya.

Kepala Disnaker Kota Cilegon Bukhori meminta buruh bersabar. Ia meyakinkan, Pemkot Cilegon tidak akan memberikan keputusan yang merugikan sebelah pihak. “Ini akan dikaji kembali oleh Pemkot Cilegon,” katanya.

Sementara itu, Ketua Apindo Kota Cilegon Isa Muhammad menjelaskan UMSK tahun 2018 mengikuti perhitungan inflasi dan PDB nasional yakni sebesar 2 persen. Kata dia, jika UMSK yang ditetapkan tinggi jika tidak disesuaikan dengan inflasi dan PDB nasional maka akan membuat para investor kabur. “Menentukan berapa kenaikan itu tidak bisa sesuka hati. Ada hitung-hitungannya,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)