Ribuan Taruna Disebar ke Pelosok Banten

Taruna dari TNI, Akpol, dan IPDN menggelar apel di Pelabuhan Indah Kiat Merak, Senin (9/4).

CILEGON – Ribuan taruna Akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Akademi Kepolisian (Akpol), dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) datang ke Pelabuhan PT Indah Kiat menggunakan KRI Surabaya-591, dan KRI Teluk Bintuni, Senin (9/4). Kedatangannya ini dalam rangka mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XXXVIII 2018.

Nantinya, setiap personel akan disebar di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Bahkan, sampai ke pelosok-pelosok desa. Sebelum menuntaskan masa pendidikannya, diharapkan para taruna tersebut dapat mengabdikan ilmunya guna kepentingan masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten Ade Aryanto yang turut menyambut kedatangan para taruna tersebut mengatakan, para taruna itu akan berada di Banten hingga satu bulan mendatang. Upacara pembukaan untuk menyambut kedatangan peserta Latsitarda 2018 ini dari tingkat pemerintah akan dilaksanakan pada 12 April mendatang.

“Dari 1.025 peserta ini, akan mengikuti beberapa kegiatan, sampai ke desa. Ada tentang pembangunan jalan, bedah rumah, dan pembelajaran ilmu pemerintahan mengenai administrasi desa karena ilmu dalam teori dan praktik itu terkadang berbeda,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Indah Kiat Merak.

Ia berharap, dari Latsitarda Nusantara XXXVIII 2018 ini menjadi suatu akselerasi pembangunan di Banten. Pembangunan fisik dan SDM mengalami percepatan. “Termasuk nanti kegiatan di Banten Lama juga akan diarahkan ke sana agar ada percepatan seperti keinginan Pak Gubernur dan Wagub. Dari pemerintah akan men-support dan memberi dukungan apa yang menjadi kebutuhannya,” tuturnya.

Dirdik Akademi TNI Brigadir Jenderal TNI Djoko Andoko mengatakan, Latsitarda Nusantara merupakan kegiatan yang disusun untuk para taruna tingkat akhir. Menurutnya, ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan yang berlaku di akademi TNI, kepolisisan dan dan Praja IPDN.

Latsitarda ini akan dimulai pada 12 April mendatang, pembukaan rencananya akan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan akan ditutup pada 8 Mei mendatang oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Ribuan taruna itu akan disebar di Lebak, Cilegon, Kabupaten Serang, dan Pandeglang. “Materinya yang pertama karya bakti, salah satunya adalah pembuatan atau renovasi tempat-tempat yang dibutuhkan masyarkaat, contoh jalan, rumah tidak layak huni, kemudian rehab masjid, dan lain-lain,” ujarnya.

Kegiatan lain yang akan dilakukan oleh para taruna itu, yaitu penyuluhan tentang meningkatkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan narkoba. “Kita semua berharap Latsitarda Nusantara yang berlangsung di Banten saat ini dapat menjadi wahana integrasi, calon pemimpin bangsa di masa depan. Dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat, melalui bakti dengan wujud kepedulian sosial. Yang semua ini merupakan modal menyongsong tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya saat memimpin apel Latsitardanus XXXVIII 2018 di Pelabuhan Indah Kiat Cilegon.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Banten Kombes Pol Hermansyah menambahkan, Polda Banten sangat mendukung dengan adanya agenda seperti ini. “Tahun ini di Banten. Kita sangat mendukung sekali. Tujuannya untuk mengenalkan taruna ke masyarakat di daerah dan membantu masyarakat,” tuturnya.

Hermansyah pun berharap kepada para taruna agar bisa lebih memahami situasi lapangan karena selama ini para taruna itu hanya diberikan pembekalan di akademi. “Dengan adanya latihan luar ini, mereka lebih paham situasi lapangan sehingga bisa dikombinasikan apa yang mereka dapatkan di dalam kampus dan di lapangan,” tuturnya. (mg09-mg11/ibm/dwi/RBG)