Rilis Tim Layar SEA Games 2017, KOI Panggil Atlet Banten



0
2.101 views
Atlet layar putri Banten Kirana Wardodjo berlatih rutin bersama tim Pelatnas Layar SEA Games XXIV Malaysia di Pantai Mutiara, Jakarta, Jumat (28/7) sore. Foto: Porlasi Banten

SERANG – Jumlah atlet Banten yang menghuni Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) SEA Games XXIV Malaysia 2017 terus bertambah. Itu diketahui usai Komite Olimpiade Indonesia (KOI) merilis skuat inti tim layar Indonesia yang akan diterjunkan pada SEA Games XXIV Malaysia 2017 pada beberapa hari lalu.

Atlet layar Banten yang dipanggil ke Pelatnas SEA Games adalah Kirana Wardodjo spesialis nomor laser radial. Pemanggilan Kirana masuk tim pelatnas tidak lepas dari penampilan apiknya ketika mengikuti ajang seleksi nasional (seleknas) pelatnas pratama (junior) beberapa waktu lalu.

Pada ajang seleknas menuju pelatnas pratama beberapa waktu lalu, tidak hanya Kirana yang mampu lolos. Atlet layar putra junior Banten, yang tidak lain adalah adik kandung Kirana, yakni Roger Wardodjo (nomor Laser 4.7 putra) juga lolos ke pelatnas pratama.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Banten Asep Yusuf Syahrir mengaku, tidak kaget atas pemanggilan Kirana bergabung bersama tim nasional senior untuk menghadapi SEA Games di Malaysia. “Mungkin Pengurus Besar (PB) Porlasi menilai Kirana layak naik level ke timnas senior. Tentu saja ini anugrah tersediri bagi kami (Pengprov Porlasi Banten-red) karena Kirana masih usia junior. Kalau adiknya Roger tetap bertahan di Pelatnas Pratama,” kata Asep kepada Radar Banten ketika ditemui di Sekretariat KONI Banten, Jumat (28/7).

Asep menambahkan, kualitas Kirana dan Gregory dipastikan akan terus meningkat mengingat usia kedunya masih belia. Apalagi, tampil di event internasional sekelas SEA Games akan semakin mematangkan kualitas dan mental Kirana. “Ini modal atau aset Porlasi Banten untuk menghadapi PON XX Papua 2020. Pada PON XIX Jawa Barat 2016 lalu, kami hanya mampu menyumbang satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Dengan tambahan dua amunisi yang berkualitas, kami optimistis bisa lebih baik di PON XX Papua 2020,” imbuhnya.
Bahkan untuk Roger, lanjut Asep, pihaknya masih punya peluang untuk menampilkannya serta meraih medali di ajang PON Remaja II 2018. Kemampuan keduanya akan semakin terasah selama di pelatnas nanti. “Dengan masuk pelatnas pastinya teknik, jam terbang, pengalaman, dan mental keduanya akan terus meningkat. Ini saya yakini akan berdampak pada kekuatan tim layar Banten ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengaku bangga atas prestasi yang diraih Kirana sehingga dipanggil bergabung bersama tim senior. “Tentunya kita bersyukur dan ini juga capaian luar biasa khususunya untuk cabor layar Banten. Mudah-mudahan ini menjadi anugrah buat Banten dan bagi atletnya bisa terus meningkatkan kualitas agar di PON XX Papua 2020 dapat menyumbang medali emas bagi kontingen Banten,” ucapnya singkat. (Ande AP/RBG)