Rindu Pulang ke Lampung, Rela Naik Mobil Barang Bayar Rp900 Ribu

0
1.121 views
Pemeriksaan di check point Gerem, Kota Cilegon.

CILEGON – Polisi kembali menemukan sejumlah masyarakat yang nekat pulang ke sejumlah daerah di Sumatera dengan modus menaiki mobil barang.

Pada Jumat (1/5) dini hari, setidaknya terdapat lima mobil pengangkut barang atau pick up yang tertangkap membawa penumpang di pos check point Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Masyarakat relah merogoh kocek Rp900 ribu demi bisa menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.

Pantauan Radar Banten di lokasi, modus tersebut terbongkar setelah petugas memperketat akses menuju Pelabuhan Merak dari jalur arteri. Setidaknya di pos check point puluhan tugas gabungan berjaga.

Tak hanya pesepeda motor atau mobil pribadi, angkutan umum dan barang pun diperiksa. Hasilnya secara berurutan sejak pukul 00.30 WIB hingga pukul 02.00 WIB keempat mobil pick up tersebut membawa penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

Selain menemukan penumpang, petugas pun menemukan sejumlah sepeda motor, serta berbagai macam barang bawaan yang ditutup rapi menggunakan terpal.

Wakapolres Cilegon Kompol Andra Wardhana menjelaskan, dari keterangan yang dihimpun dari para penumpang, ongkos yang dikeluarkan para penumlang berkisar dari Rp450 ribu hingga Rp900 ribu demi lolos dari pemeriksaan.

Ada yang dari asal daerah perantauan, ada juga yang baru menggunakan jasa kendaraan barang setelah akan memasuki Kota Cilegon.

“Dari salah satu mobil kami dapat informasi naik dari Serang,” ujar Andra.

Menurutnya, seluruh kendaraan, supir, dan penumpang sekira enam orang digiring ke Mapolsek Pulomerak untuk dilakukan pendataan. Setelah itu akan diminta untuk putar balik.

Salah satu penumpang yang enggan menyebutkan namanya mengaku membayar uang Rp900 ribu. Uang itu sebagai jasa mengantar dari Tangerang ke Lampung.

“Supirnya yang minta segitu,” ujar penumpang berjenis kelamin perempuan tersebut.

Ia mengaku rela mengeluarkan ongkos lebih mahal agar bisa pulang ke Lampung. (Bayu Mulyana)