Rotan Sintetis Dijadikan Usaha Bumdes Ciangir

TANGERANG – Usaha industri rumahan rotan sintetis dan terpal dilirik Pemerintah Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Bahkan bakal dirangkul menjadi usaha desa yang dikembangkan melalui badan usaha milik desa (Bumdes).

Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Ciangir M Wardjono mengatakan,  ada sekira empat sampai lima orang yang menjadi pengrajin rotan sintetis di desanya. Salah satunya di Kampung Karyabakti RT 01 RW 01 yang dijalankan warga bernama Nuryadi.

Wardjono menerangkan, produk rotan yang dihasilkan Nuryadi di antaranya berupa kursi dan meja, lemari, dan tempat tidur berbahan besi. Produk  tersebut dianyam secara manual menggunakan tangan kosong dengan berbahan dasar rotan sintetis.

Namun sayang, keterampilan yang dimiliki Nuryadi hanya sebagai kuli yang menerima pekerjaan dari pengepul saja. Hal itu karena Nuryadi tidak bisa membuka usahanya sendiri lantaran keterbatasan modal.

Oleh karena itu, pihaknya berencana merangkul usaha yang dijalani Nuryadi masuk ke dalam Bumdes yang akan direalisasikan 2020 mendatang. “Usaha kerajinan rotan sintesis ini sangat berpotensi jika dikembangkan, maka itu akan kami kembangkan sebelum keduluan sama pemilik modal lain. Karena memang menjanjikan, barang-barang hasil anyaman rotan dijual hingga ratusan ribu,” ungkap Wardjono yang juga menjabat Kepala Seksi Trantib di Kecamatan Legok.

Sementara itu, Nuryadi mengaku, sudah menjalani usaha tersebut sejak 2009 lalu saat masih sekolah menengah atas (SMA). Kini, dalam sehari ia bisa membuat dua kursi. Produk rotan dijual di toko mulai dari Rp500 ribu.

Nuryadi berharap, ada bantuan permodalan dari Pemerintah Desa Ciangir agar dirinya bisa mengembangkan usaha yang ditekuni tersebut.

Sedangkan untuk usaha terpal, lanjut Wardjono, berada di Kampung Ciangir dan pemasarannya sudah cukup luas. Bahkan, sering menerima pesanan terpal dari Kementerian Sosial. “Kalau usaha terpal itu milik mantan Kepala Desa Ciangir Suhendi. Usahanya sudah berkembang dan menyerap tenaga kerja dari warga sekitar,” bebernya. (pem/rb/adm)