RS Mata Achmad Wardi BWI-DD dan Dompet Dhuafa Banten Bagikan Sembako

0
345 views
Pembagian paket sembako RS Mata Achmad Wardi BWI-DD bersama Dompet Dhuafa Banten.

SERANG – RS Mata Achmad Wardi BWI-DD bersama Dompet Dhuafa Banten membagikan 35 paket sembako kepada masyarakat Kota Serang, khususnya para pedagang kecil, tukang ojek serta tukang becak, Sabtu (18/4).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian RS Mata Achmad Wardi BWI-DD untuk membantu masyarakat yang kurang mampu bahkan hasil mata pencahariannya berkurang akibat wabah Covid-19.

Pengurus Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa Banten Zamaksyari mengatakan, program pangan sehat untuk sahabat ini merupakan program kerja sama bersama RS Mata Achmad Wardi untuk membantu perekonomian masyarakat di kondisi wabah Covid-19.

“Saat ini baru sekitar 35 paket sembako yang dibagikan. Itu pun baru sekitaran RS Mata Achmad Wardi. Insya Allah masih banyak orang baik yang akan membantu program ini,” katanya, Jumat (17/4), melalui keterangan tetulis.

Program pangan sehat untuk sahabat ini akan terus berlangsung beberapa pekan ke depan serta mencari penerima manfaat yang sesuai dan tepat sasaran. Seperti halnya Ali, warga Kampung Karundeng, Cipocok Jaya, Kota Serang. Beliau berprofesi sebagai penjual sapu lidi keliling yang saat ini mengalami kesulitan dikarenakan daganganya tidak selaku dulu saat belum terjadinya wabah virus corona ini.

Ali mengaku penjualannya menurun. Sementara harus membeli sembako untuk makan keluarga di rumah. Dulu penghasilanyamencapai Rp80 ribu per hari, kini hanya Rp30 ribu per hari. Itu pun belum dipotong dari barang yang diambilnya dari orang lain.

Direktur RS Mata Achmad Wardi dr Moh Badrus Sholeh menuturkan, kegiatan bagi sembako ini merupakan salah satu kepedulian RS Mata Achmad Wardi BWI-DD di bidang sosial. “Kami ingin memberikan maanfaat yang seluas-luasnya untuk masyarakat di Kota Serang bahkan di Provinsi Banten. Meskipun tidak terlalu banyak, semoga sembako yang di bagikan bisa membantu dan memberikan kebahagiaan untuk keluarga mereka di rumah,” ungkapnya.

Dia berharap program itu bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Mereka bisa terus semangat dan harus berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah karena mencari nafkah untuk bertahan hidup. (aas)