Gedung rawat inap kelas III yang baru di RSUD Berkah Pandeglang.

PANDEGLANG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang Firmansyah mengatakan, tahun ini lembaganya berencana akan merekrut 40 tenaga kesehatan (perawat). Menurut Firmansyah, selain untuk menutupi kebutuhan perawat yang belum mencukupi, juga sebagai upaya antisipasi kekurangan tenaga kesehatan seiring dengan akan segera dioperasikan gedung baru atau fasilitas rawat inap kelas III.

“Kalau bidan memang di kita overload (sudah penuh-red), kecauali tenaga perawat ini yang agak susah. Ke depannya kita ini minimal akan membutuhkan 40 perawat,” kata Firmansyah kepada Radar Banten, Rabu (14/3).

Firmansyah memastikan, pertengahan 2018 satu unit gedung ruang rawat inap kelas III yang dibangun 2017 lalu akan segera dioperasikan. Tujuannya, agar pelayanan kesehatan terus mengalami peningkatan. “Untuk sementara kita ini sedang pengadaan alat kesehatannya, seperti tempat tidur dan fasilitas lainnya,” katanya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Umum RSUD Berkah Pandeglang Any Khanifah membernarkan, paling lambat Mei mendatang gedung rawat inap yang baru akan segera digunakan. Tujuan penambahan fasilitas itu guna memberikan pelayanan optimal terhadap pasien. “Namun, untuk jumlah tempat tidur dan jumlah perawat yang dibutuhkan masih bisa berubah. Tetapi paling tidak, satu tempat tidur membutuhkan dua orang perawat,” katanya.

Any mengatakan, apabila kebutuhan penerimaan perawat tidak terpenuhi maka pelayanan sementara akan menggunakan petugas yang ada. “Kalau nayatanya di kita tidak mendapatkan perawat dari jumlah yang dibutuhan maka akan disiasati menggunakan petugas yang sudah ada,” katanya.

Any optimistis dengan penambahan jumlah perawat dan fasilitas kesehatan di RSUD Berkah, pelayanan kesehatan terhadap para pasien akan semakin baik. “Kita sangat berharap kemampuan itu (pelayanan optimal) selalu terjaga,” katanya. (Herman/RBG)