RSUD Berkah Pandeglang Ditargetkan Naik Kelas ke Tipe B

Seorang warga melakukan pembayaran di loket pembayaran RSUD Berkah Pandeglang melalui petugas di rumah sakit tersebut, Senin (7/5).

PANDEGLANG – Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang tahun ini menargetkan kenaikan kelas, dari tipe C menjadi tipe B. Para pengelola RSU setempat menganggap hal itu sangat penting guna peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan.

Ditemui di ruang perencanan, evaluasi, dan pelaporan, Direktur RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah mengaku sedang mempersiapkan sejumlah dokumen untuk penilaian kenaikan kelas. Seperti berkas perizinan, analisis dampak lingkungan (amdal), dan dokumen pelayanan. “Iya untuk kenaikan kelas sedang kita urus dokumen-dokumennya. Yang jelas rencana ini sejak 2015 lalu belum terlaksana. Jika dibandingkan RSUD di daerah lain tinggal Pandeglang saja yang belum mengurusnya. Namun, tahun ini insya Allah kita urus untuk kenaikan kelas tersebut,” katanya kepada Radar Banten, Senin (7/5).

Menurut Firmansyah, usulan berkas dari sejumlah dokumen ini akan disampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, untuk dilakukan penilaian dan pengesahan. “Untuk kenaikan kelas RSUD dari tipe C ke tipe B itu dilakukan visitasi oleh Dinkes Provinsi. Kecuali untuk usulan tipe A baru dilakukan visitasi oleh petugas dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan),” katanya.

Firmansyah menerangkan, kelebihan rumah sakit dengan tipe yang lebih tinggi sangat berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan, mulai dari sarana, dan jumlah dokter spesialis. “Seiring rencana kenaikan kelas ke tipe B, kita sudah memiliki beberapa penambahan sarana, mulai gedung dan jumlah tempat tidur pasien, juga alat medis. Tahun ini kita akan memiliki beberapa alat seperti scanner (alat pemindai) organ tubuh seperti kepala dan lainnya, cuci darah, dan alat USG (Ultrasonography) empat dimensi,” katanya.

Firmansyah mengatakan, kenaikan tipe selain akan ada peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan, juga berpengaruh kenaikan biaya. “Otomatis kenaikan tipe ini juga berpengaruh ke biaya, biayanya juga naik,” katanya.

Firmansyah mengingatkan warga tidak merasa cemas dengan kenaikan tipe C ke tipe B ini yang berpengaruh terhadap kenaikan biaya pelayanan kesetaraan. “Soalnya selagi warga memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) semua pelayanan ditanggung secara gratis. Tetapi dengan catatan semua pelayanan tercover dalam kebijakan BPJS,” katanya.

Ditemu di ruang kerjanya, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) dan Kepegawaian RSUD Berkah Pandeglang Any Khanifah berjanji, akan menyiapakan berkas usulan dari sejumlah dokumen RSUD, agar proses penilaian yang dilakukan Dinkes Provinsi tidak memiliki kendala. “Kita sedang mempersiapakan berkas itu secara optimal, agar pengajuan kenaikan kelas ke tipe B ini berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya. (Herman/RBG)