RT 01 Beranjak Meninggalkan Kekumuhan

TAKTAKAN – Setahap demi setahap, lingkungan RT 01 RW 04, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, berubah. Lebih bersih dan lebih rapi. Warga melakukannya secara gotong royong. Mereka tak mau pasrah dengan perkampungannya yang kumuh ketika menghadapi Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang.

Salah satu RT di Lingkungan Sindang Mangu ini merupakan perkampungan padat penduduk. Ada 368 jiwa dari 85 kepala keluarga (KK) yang tercatat menjadi warga RT ini. Kondisi saluran pembuangan airnya buruk. Airnya tidak mengalir lancar. Sampah berserakan pun mudah ditemukan di perkampungan ini.

Namun, RT yang menghadap ke jalan ini mulai berbenah. Jalannya terlihat rapi. Telah dilengkapi pagar bambu yang dicat dengan beberapa warna cerah di kanan-kirin jalan. Beberapa pot tanaman telah diletakkan di pinggir jalan.

Ketua RT 01 Suganda mengatakan, kegiatan warga menata lingkungan telah dilakukan sejak dua pekan lalu. Hanya saja, kesadaran warga RT ini untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah.

“Makanya, kita pasang tong sampah. Kita juga mau bikin banyak tanaman hijau supaya warga enggak asal buang sampahnya,” tukas Suganda kepada Radar Banten, Sabtu (2/5).

Rencananya, tanaman dalam pot akan diletakkan berjejer di sepanjang jalan sekira 100 meter. Saat ini, warga masih menyelesaikan proses pemagaran dan penghijauan. “Kita bakal bikin taman mini,” kata Suganda.

Sementara, pos ronda RT 01 telah direnovasi. Pusat kegiatan warga mengamankan lingkungannya itu berdiri di atas lahan seluas 5 x 4 meter persegi. Lahannya sudah dihibahkan oleh pemiliknya kepada Pemerintah Kelurahan Kuranji. “Pos sudah kita buat permanen,” jelas Suganda.

Pengurus dan warga RT 01 masih punya pekerjaan untuk melengkapi alat keamanan di pos ronda. Di antaranya, jadwal ronda, kentongan, borgol, buku tamu atau buku mutasi, dan nomor-nomor telepon penting.

“Sekarang mah ngerondanya aktif. Alhamdulillah, warga juga jadi aman dan nyaman,” ujar Suganda.

Lurah Kuranji Dade memastikan, penataan lingkungan RT 01 sudah selesai sebelum penjurian dimulai, Senin (4/5) hari ini. Kendati Dade tidak terlalu berharap besar terhadap enam RT yang diikutkan LRLA, tapi ia optimistis, warganya bisa memberikan hasil yang terbaik.

“Kita enggak ada yang dibuat-buat dan enggak ada yang ditutupi. Apa pun hasilnya nanti, kita tetap semangat menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” pungkas Dade. (mg06/don)