RT 01 Keganteran Menunggu SK Lurah Kasemen

0
852 views

KASEMEN – Kekurangan RT 01 RW 05, Lingkungan Keganteran, Kelurahan/Kecamatan Kasemen, saat ini tinggal persyaratan administrasi. Legalitas pembentukan kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok sadar hukum dari pemerintah kelurahan itu syarat mutlak untuk bisa berkompetisi di Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Ketua RT 01 Hasbullah mengatakan, warga memfokuskan kegiatannya pada penataan fisik. Soalnya, RT ini polos. Kumuh dan gersang.

Kini, RT 01 berbeda. Sejak penilaian tahap pertama, kampung ini sudah ditata. Warga memanfaatkan bambu untuk pemagaran dan memasang pot tanaman. Kebersihan lingkungan telah menjadi perhatian warganya. Alat keamanan di pos ronda pun telah dilengkapi.

RT 01 menjadi lebih hijau dan berwarna. Di setiap pekarangan rumah terdapat tanaman. Di salah satu pertigaan kampung ini terdapat kebun mini. Isinya, tanaman sayur seperti terong, cabai, dan tomat. ”Ada juga pohon pepaya dan bunga,” kata Hasbullah.

Perubahan RT 01 ini terjadi setelah warganya giat bergotong royong setiap hari Jumat pagi. Di waktu yang sama, warga juga saling iuran untuk membiayai penataan kampungnya.

”Enggak mesti nyumbang uang, nyumbang pot atau bambu juga bisa,” jelas Hasbullah.

”Tapi kita belum sempat ngurus syarat administrasi,” kata Hasbullah kepada Radar Banten, Kamis (27/8). Karenanya, ia mengaku akan segera mengurusnya ke Pemerintah Kelurahan Kasemen, agar surat keputusan (SK) Lurah Kasemen tentang pembentukan kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok sadar hukum RT 01 segera ditandatangani.

Lurah Kasemen Ahmadi mengaku sangat antusias dan semangat untuk terus mendorong para RT dan warga agar kompak menata kampung. Menurutnya, LRLA mampu mengangkat segala macam potensi untuk kemajuan Kasemen, terutama dalam hal destinasi wisata.

”Kalau kampung sudah resik, aman dan indah, kan bisa jadi tempat wisata juga,” ujar Ahmadi. (mg06/don)