RT 01 Singandaru Berubah Total

SERANG – Juri Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 mengapresiasi hasil penataan RT 01 RW 22, Lingkungan Singandaru, Kelurahan/Kecamatan Serang, oleh warganya. Pasalnya, kampung ini jauh berubah dibandingkan saat penilaian tahap pertama pada periode 4-15 Mei lalu.

Kekaguman Tim 3 Juri LRLA lantaran saat penilaian tahap pertama, RT ini dapat sebutan zonk. Tidak ada penataan sama sekali. Warganya tidak melakukan persiapan apa pun terhadap kampungnya.

Namun, kemarin (31/8), saat penilaian tahap dua sekaligus terakhir, kepercayaan diri warga RT 01 sangat kentara. Mereka menyiapkan acara penyambutan untuk tim juri.

Saat rombongan tim juri yang dikomandani oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Serang Ade Jumaiah datang, ibu-ibu RT ini menyambutnya dengan kesenian ketimpringan. Warga lainnya ikut memeriahkan acara penyambutan tim juri beranggotakan Ketua Karang Taruna Kota Serang Abim Khusnudin Samad dan perwakilan dari Polres Serang Kota Iptu Bingonilah tersebut.

Sinar matahari tengah terik. Namun, Ade Jumaiah yang juga istri dari Walikota Serang dan timnya itu tetap semangat berkeliling lingkungan RT 01 bersama warga. “Saya lihat sudah banyak perubahannya, karena pada penilaian pertama, di sini (RT 01-red) zonk. Sekarang dari masuk lingkungan sini, sudah terlihat perubahannya. Tembok dicat, pot-pot bunga banyak terlihat di depan rumah-rumah warga, meskipun belum rapat penghijauannya,” ujar Ade Jumaiah menilai.

Dari sisi keamanan, warga tinggal memasang nomor telepon penting di pos ronda RT-nya. “Cuma nomor telepon penting yang belum. Seharusnya, di pos ronda dicantumkan nomor telepon pemadam kebakaran, rumah sakit, dan lainnya,” tambah Iptu Bingonilah.

Tim juri ini berharap, perubahan RT 01 tidak hanya dipertahankan. Tetapi, ditingkatkan meskipun LRLA 2020 telah rampung. Pasalnya, perlombaan ini akan dilanjutkan pada 2021.

“Saya harap sih warga tidak kendor semangatnya untuk terus menata, walau lomba sudah berakhir. Agar penataan yang sudah ada tetap terjaga, kalau bisa ditingkatkan,” ujar Abim Khusnudin Aamad. (rio/don)