RT 016, Kavling KS, Keren

0
591 views

TAKTAKAN – Juri Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 kembali membuktikan keseriusan warga mengubah kampungnya. Rabu (3/9), RT 016 RW 05, Lingkungan Kavling Krakatau Steel (KS), Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Taktakan, tampil luar biasa.

Empat juri yang tergabung dalam tim 6 terpukau ketika kembali menginjakkan kakinya di RT 016. Permukiman yang mayoritas dihuni oleh pensiunan pegawai PT KS ini jauh meningkat dibandingkan saat penilaian tahap pertama, awal Mei lalu. Kriteria penilaian dari enam kategori yang dilombakan, telah dipenuhi oleh warga dan pengurus RT ini.

Saat penilaian tahap pertama, taman di tengah permukiman belum rampung. Namun, kini, tanaman hiasnya tumbuh subur. Tanaman bunganya bermekaran.  Dan, tempat duduk untuk kongkow telah tersedia. Warga menamakannya Taman Kita I. Luasnya 15 x 10 meter. Di dalam taman ini, warga membuat apotek hidup    

Ya, ada dua taman di kampung ini. Taman Kita II berada di bagian belakang wilaya RT 016. Taman ini lebih sederhana. Warga memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman bunga, tanaman buah, dan tanaman obat.

Di sudut lain, taman bermain anak menjadi pemandangan baru bagi tim juri beranggota Iptu Sriyanto (perwakian Polres Serang Kota), Emi Sumiati (perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang), dan Agus Priwandono (perwakilan Radar Banten). Wahana bermainnya, jungkat-jungkit dan ayunan.

”Ini penambahannya ya? Warga sudah punya taman bermain anak,” kata Emi kepada Radar Banten. “Tamannya dibangun dari swadaya warga. Keren,” ungkapnya.

Di setiap sudut RT ini, terdapat puluhan pot tanaman dari ban mobil bekas. Warga dan pemuda yang membuatnya.

Untuk kategori kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok penggerak sadar hukum, RT 016 telah memenuhi persyaratannya. Ketua dan anggota kedua kelompok ini ikut menyambut tim juri. Mereka membaur dengan puluhan warga RT ini. Mereka mengiringi tim juri saat berkeliling RT dengan memainkan marawis.

“Sejak penilaian tahap pertama hingga penilaian tahap kedua sekarang, RT 016 mampu mempertahan kebersihan, kerapihan, dan penghijauan. Bahkan, banyak penambahannya,” ujar Emi.

Semua kegiatan warga berkaitan dengan persiapan LRLA, didokumentasikan dengan baik. Mereka mampu menunjukkannya kepada tim juri.

Sementara itu, Iptu Sriyanto menyatakan bahwa RT 016 telah memenuhi semua kriteria penilaian. Kelompok penggerak sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungannya telah disahkan oleh Lurah Tamanbaru. Alat keamanan di pos rondanya pun lengkap.

”Keamanan lingkungannya juga kondusif. Kegiatan ronda berjalan aktif,” terangnya.

Ketua RT 016 Ashuri menyampaikan rasa terima kasih kepada tim juri yang telah memberikan banyak masukan saat penilaian tahap pertama dan kedua. ”Warga kami siap untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kebersihan dan keamanan kampung,” tegasnya. (mg06/don)