RT 016 Krakatau Steel Terapkan Pencegahan Covid-19

TAKTAKAN – Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 tak hanya membuat kampung menjadi bersih dan aman. Perlombaan yang dikabarkan telah menjadi program Pemkot Serang ini juga menciptakan kampung yang sehat agar terhindar dari Covid-19.

Perkampungan semacam itu, setidaknya bisa tercermin di RT 016 RW 05, Lingkungan Krakatau Steel (KS), Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Taktakan. Kebersihan dan kerapian kampung ini sudah terlihat dari depan gapura. Pot-pot tanaman menghiasi kiri dan kanan jalan. Di bagian dalam perkampungan, terdapat dua taman yang dinamakan Taman Kita. Lokasinya di tengah dan belakang kampung.

Untuk mencegah virus corona masuk kampung ini, warga RT 016 melengkapi kampungnya dengan sarana mencuci tangan di setiap sudut kampung, menyediakan hand sanitizer di pos ronda, mewajibkan pemakaian masker, dan membawa sajadah sendiri jika warga shalat berjamaah atau pengajian di mushala RT 016. 

Ketua RT 016 Ashuri mengatakan, perlengkapan fasilitas kesehatan merupakan inisiatif warga dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Hal itu juga menjadi tahap akhir penataan di kampung ini menghadapi penilaian tahap dua sekaligus tahap akhir LRLA.

”Supaya lebih sempurna, kita harus punya fasilitas kesahatan dalam rangka tangguh menghadapi Covid-019,” tegas Ashuri kepada Radar Banten, Minggu (23/8).

Imbauan penerapan protokol kesehatan pun disampaikan pengurus RT 016 melalui spanduk. ”Kalau (driver-red) Gojek juga enggak boleh langsung anter (warga-red) ke rumah, tapi ke pos ronda dulu anternya,” kata Ashuri.

Warga RT ini juga berencana membeli alat pengukur suhu tubuh. Selain menerapkan protokol kesehatan, persiapan menuju penilaian LRLA juga dilakukan warga dengan mengecat ulang garis jalan yang mulai luntur.

Insya Allah, saat tim juri datang, semua sudah siap dinilai,” ungkap Ashuri.

Lurah Tamansari Artawi menyatakan dukungannya atas inisiatif warga RT 016 membuat sarana penerapan protokol kesehatan secara mandiri. Ia berharap, warga RT lain di kelurahannya termotivasi untuk melakukan hal sama.

”Inisiatif dan partisipasi warga sangat besar. Insya Allah, proses tidak mengkhianati hasil,” pungkas Artawi. (mg06/don)