RT 02 Cipecung Masjid Terus Berbenah

0
927 views

CURUG – Pemagaran dan pembuatan gapura telah rampung. Warga RT 02 RW 02, Lingkungan Cipecung Masjid, Kelurahan/Kecamatan Curug, pun terus bergerak. Mereka mengejar ketertinggalannya untuk memenuhi kriteria penilaian Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Penataan lingkungan RT ini memang baru dilakukan setelah penilaian tahap pertama LRLA pada 4-15 Mei lalu. Warga, disebutkan tidak bisa mempersiapkan lingkungannya karena dana stimulan dari Pemkot Serang telat cair. Dana bantuan untuk penataan lingkungan RT senilai Rp5 juta itu baru bisa dicairkan setelah penilaian tahap pertama.

“Kita sekarang gerak lagi bikin pagar dan gapura,” kata Ketua RT 02 Darwis kepada Radar Banten, Kamis (18/6).

Ia mengaku, warganya sudah mencoba untuk swadaya saat penilaian tahap pertama. Hasilnya hanya cukup untuk kegiatan gotong royong membersihkan kampung dan membeli pot tanaman untuk penghijauan. Pot-pot hasil swadaya warga itu dipajang di pinggir jalan di bagian depan kampung mereka. Namun, tanamannya banyak yang mati karena tidak dirawat.

“Mati dimakan kambing. Sekarang kita amankan dulu,” jelas Darwis.

Kini, RT 02 tampak lebih rapi. Pagar bambu warna-warni dipasang di pinggir jalan sepanjang 400 meter. Sementara, gapura dibuat permanen menggunakan baja ringan. “Supaya enggak cepet rusak,” ujar Darwis.

Ia menyatakan, pengurus RT dan warga akan memperbanyak penghijauan dan melengkapi alat keamanan di pos ronda. Rencana kegiatan ini, menurut Darwis, sesuai arahan tim juri.

“Saya juga mau ngurus SK (surat keputusan-red) kelompok sadar hukum dan sadar lingkungan di kelurahan,” jelasnya.

Lurah Curug Suadah mengakui jika dana stimulan telat pencairannya karena pihaknya terlambat mengurusnya di Kecamatan Curug. Namun, ia yakin, warganya akan mampu menyelesaikan target penataan sebelum penilaian tahap kedua. “Insya Allah, bisa,” ujarnya. (mg06/don)