RT 07 Perengbunut Masih Minim Penataan

0
833 views

TAKTAKAN – RT 07 RW 04, Lingkungan Perengbunut, Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, masih minim penataan. Banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dilakukan warganya agar kampungnya bisa berkompetisi di Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Kondisi perkampungan di perbatasan Kota Serang-Kabupaten Serang ini masih sama seperti saat tim Radar Banten meliput persiapan lomba, April lalu. Polos. Hanya sedikit pagar dan gapura sederhana yang dibangun warga.

Ketua RT 07 Mahrus Ali mengaku, saat penilaian tahap pertama, periode 4-15 Mei, warganya sudah membeli pot tanaman dan melakukan pemagaran di sepanjang jalan sekira 300 meter. ”Tapi udah pada rusak, jadi kelihatannya memang masih minim penataan,” kilahnya, Kamis (27/8).

Menurut Mahrus, warga membeli sekira 100 pot tanaman dan telah dipajang di sepanjang jalan. Namun, setelah penilaian tahap pertama selesai, tanamannya mati. Tidak dirawat dan dimakan kambing. ”Enggak ada sisa sama sekali. Pot-potnya diamanin di rumah warga,” ujarnya.

Pagar di beberapa titik pinggir jalan juga rusak. Catnya pun sudah luntur.

Mahrus mengaku akan mendekorasi jalan dengan pengecatan. Ia akan menggunakan sisa dana stimulan dari Pemkot Serang. ”Mau adain swadaya juga kondisinya lagi pada kere gara-gara Covid,” keluhnya.

Lurah Cibendung Nanang Suryana mengakui jika di RT 07 masih minim penataan. Ia pun berjanji akan menegur ketua RT-nya agar segera bergegas memperbaiki lingkungan sebelum penilaian tahap dua dimulai pada 31 Agustus 2020.

”Nanti saya cek ke sana supaya warganya mau gotong royong lagi,” tegas Nanang. (mg06/don)