RT 08 Terlambat Berbenah

0
654 views

CURUG – Unggul dalam penghijauan, tak membuat RT 08 RW 04, Lingkungan Legokhilir, Kelurahan Pancalaksana, Kecamatan Curug, selamat dari kritikan dan catatan Tim 5 Juri Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Juri menilai, warga RT ini terlambat membenahi lingkungannya. Warga pun belum bisa memenuhi sejumlah kriteria penilaian.

Ketika juri tiba di RT 08, Jumat (15/5), sejumlah warga dan pemuda masih sibuk mengecat pagar dan mencabuti rumput di bagian depan perkampungan. Mereka seperti menuntaskan pekerjaan yang belum selesai.

Menurut dr Lenny Suryani, juri dari perwakilan Dinas Kesehatan Kota Serang, menjelaskan  bahwa RT 08 sudah memiliki potensi penghijauan yang bagus. RT ini berada di kawasan perkebunan. Namun, penataannya belum maksimal. “Gotong royongnya telat, baru dimulai hari ini (kemarin-red). Harusnya sudah dilaksanakan dari bulan-bulan lalu,” tandasnya kepada Radar Banten.

Dari pantauan juri, ungkap Lenny, warga RT 08 belum menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Sanitasi di kampung ini buruk. Masih ada kandang kambing di sekitar permukiman. Sampah plastik masih berserakan. “Tinggal nanti diperbaiki lingkungannya dan perbanyak tanaman bunga,” sarannya.

Kondisi ini, tambah Kopral Dua (Kopda) Saefi, menandakan partisipasi warga masih kurang. Meskipun warga telah melakukan pemagaran guna menghadapi lomba. “Nanti bentuk kelompok sadar lingkungan,” kata juri dari perwakilan Kodim 0602/Serang ini.

Keamanan RT 08, lanjut Iptu Riyatno, perlu ditingkatkan. Di perkampungan ini pernah terjadi kasus pencurian kerbau dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kedua kasus pidana ini bisa diselesaikan di tingkat RT.

“Pos rondanya harus dilengkapi alat keamanan dan membentuk kelompok sadar hukum,” tegasnya.

Lurah Pancalaksana Ahmad Supi beralasan, keterlambatan penataan RT 08 karena wabah corona dan bulan Ramadan. “Kita bakal kejar ketertinggalan.  Semua saran juri akan kita penuhi,” janjinya. (mg06/don)