RT 16 Waru Lor Dekorasinya Sederhana, Kebersihannya Luar Biasa

0
683 views

CURUG – Tidak ada mural atau grafiti di kampung ini. Namun, tidak mengurangi tekad warganya untuk berkompetisi di Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Kebersihan perkampungan ini, RT 16 RW 04, Lingkungan Waru Lor, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, sangat terjaga. Tidak ada sampah plastik berserakan.

Kampung di pinggir Jalan Raya Serang-Pandeglang ini sudah berwarna. Gapuranya dicat warna-warni, pagar bambu bercat beberapa warna juga menambah elok suasana kampung. Namun, di bagian dalam kampung, masih minim penataan.

Ketua RT 16 Misbah mengatakan, sejak awal gotong royong, warga sudah bersepakat untuk lebih memfokuskan perhatiannya pada kebersihan lingkungan. Keinginan warga yang mayoritas pedagang itu karena banyak sampah berserakan di kampungnya.

”Sekarang alhamdulillah, warga enggak buang sampah sembarangan lagi,” kata Misbah kepada Radar Banten, Jumat (28/8).

Perilaku warga RT 16 telah berubah. Menurut Misbah, sampah rumah tangga dari tiap rumah disimpan dulu ke dalam tas sampah besar. Tiga kali dalam sepekan, tas-tas sampah itu diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cilowong.

”Buat biaya angkut sampahnya, kita iuran Rp15 ribu,” jelasnya.

Soal dana stimulan dari Pemkot Serang sebesar Rp5 juta, diakui Misbah, telah habis. Warga menggunakannya untuk biaya pembuatan gapura, pemagaran, dan merenovasi pos ronda. ”Beberapa juga buat beli pot tanaman, tapi pada mati pohonnya karena kekeringan,” ujarnya.

Di sisa waktu sebelum penilaian terakhir LRLA dimulai pada 31 Agustus nanti, warga dan pengurus RT 16 harus melengkapi peralatan keamanan pos ronda. Juga menambah penghijauan dan tanaman bunga.

”Nanti bakal kami lengkapi semuanya,” tegas Misbah.

Iim Imanudin, salah satu pemuda RT 16, mengaku bahwa para pemuda telah mengajukan permohonan pengesahan pembentukan kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok sadar hukum kepada Lurah Kemanisan. “Saat ini, sedang menunggu SK (surat keputusan-red) dari lurah,” katanya. (mg06/don)