RTH untuk Memenuhi Target

TAKTAKAN – Penataan lingkungan RT 04 RW 03, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, diklaim kurang 30 persen lagi. Untuk memenuhinya, ruang terbuka hijau (RTH) bakal segera dibangun. Saat ini, lahan seluas 15 x 7 meter persegi telah disiapkan oleh warga RT di Lingkungan Cipaung tersebut.  

Ketua RT 04 Yumi mengatakan, warga baru mulai menata lingkungannya pada dua pekan lalu. Awalnya, warga tidak perlu terburu-buru menghadapi Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Namun, saat Lurah Kuranji Dade mengimbau warga untuk bergegas merampungkan penataan lingkungan RT-nya sesuai konsep yang disepakati, warga RT 04 pun kejar target. Sebab, penilaian tahap pertama dimulai, Senin (4/5) hari ini.

“Alhamdulillah, penataannya sudah 70 persen, tinggal nanti kita bikin RTH (ruang terbuka hijau-red),”kata Yumi kepada Radar Banten, Sabtu (2/5).

RTH akan dibangun di atas lahan yang telah disiapkan warga dan pengurus RT 04. Konsepnya, diakui Yumi, sederhana. Warga akan menanam tanaman jenis sayur, seperti cabai, terong, dan tomat. Nanti, RTH tersebut dilengkapi fasilitas bermain anak. “Seharian juga beres. Yang penting, nanti ada pohonannya,” ujar Yumi.

Pantauan Radar Banten, lingkungan RT 04 telah berubah. RT dengan jumlah warga 150 jiwa dari 38 kepala keluarga (KK) ini jadi terlihat rapi. Pos rondanya cukup bagus.

Jalan lingkungannya jadi enak dipandang. Di pinggirnya, berjejer pot tanaman, dilengkapi gapura, dan ada hiasan dari bambu untuk spot foto.

“Kita manfaatkan lomba ini (LRLA-red) supaya lingkungan jadi indah, rapi, dan aman,” ujar Yumi.

Perubahan wajah RT 04 ini, setelah warganya bergotong royong setiap malam hari selama dua pekan. Warga memanfaatkan waktu luang setelah salat tarawih sampai sahur untuk membersihkan lingkungan, membuat pagar, mengecat pos ronda, dan memperbanyak tanaman. “Kita gotong royongnya malem. Kalau siang mah kasian kan lagi puasa,” terang Yumi.

LRLA, diakui Yumi, menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di RT-nya. Pengurus RT dan warga telah membuat jadwal ronda dan melengkapi peralatan keamanannya. “Kita tinggal membentuk kelompok sadar hukum. Nanti diurus di kelurahan,” ucapnya.

Semangat warga RT 04 bergotong royong mempersiapkan lingkungannya, membuat Lurah Kuranji Dade bangga. “Meski waktunya mepet, tapi tetap semangat,” katanya.

Dade mengaku, tidak menaruh harapan besar pada enam RT di kelurahannya untuk bisa menjuarai LRLA. Baginya, pencapaian terbesar adalah warganya tetap aktif menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. “Kalah-menang mah biasa. Yang luar biasa itu kalau lingkungan tetap rapi, meski sudah tidak ada lomba,” tegas Dade. (mg06/don)