Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling

0
1464
Rumah almarhumah Arneta Fauzia korban pesawat jatuh Sriwijaya Air tampak sepi, Minggu (17/1). Rumah yang dikontrak korban tersebut disatroni maling pada Jumat (15/1) .

SERANG – Maling tak peduli siapa korbannya. Di tengah suasana duka, maling justru menyatroni rumah milik korban tragedi Sriwijaya Air SJ 182, Jumat (15/1) malam.

Informasi diperoleh Radar Banten, pencurian di rumah milik mendiang Arneta Fauzia itu baru diketahui pada Sabtu (16/1).

Rumah di Perumahan Lopang Indah, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, itu telah kosong sejak Arneta Fauzia beserta ketiga anaknya menjadi korban Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Ketua RT 001/013 Nanang Wahyudi mengatakan, pencurian itu diketahui oleh asisten rumah tangga korban bernama Yayu. Saat itu, Yayu yang tiba di rumah korban pada Sabtu (16/1), kaget melihat barang-barang milik korban telah raib.

Di antaranya, sepeda, dorongan bayi, tabung gas, dan galon air mineral. “Yang tahu pertama kali itu pembantunya bernama Yayu dia ke rumah pada hari Sabtu kemarin,” kata Nanang, Minggu (17/1).

Diduga, maling masuk ke dalam rumah korban melalui atap rumah. Sebab, atap rumah korban jebol.

“Lewat genting, ada empat genting di buka dari situ terus lewat plafon dan turun ke kamar belakang,” kata Nanang.

Maling kemudian keluar melalui pintu belakang rumah korban. “Kaburnya lewat belakang, pintunya kebuka,” ujar Nanang.

Terpisah, Kapolsek Serang Komisaris Polisi (Kompol) Hadi Sucipto mengaku telah memerintahkan anak buahnya mengecek lokasi kejadian. “Anggota sudah ke lokasi, sudah minta keterangan dari warga termasuk RT-nya,” kata Hadi.

Namun, Hadi mengakui pihaknya belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lantaran keluarga korban belum dapat dimintai keterangan. “Kita belum tahu apa saja yang hilang, karena belum ada keluarga korban yang bisa dimintai keterangan,” kata Hadi.

Hadi memastikan kasus pencurian itu tetap diselidiki. “Tetap kita lakukan penyelidikan,” ujarnya. (mg05/nda)