Rumah Terbakar, Sekeluarga di Carenang Tinggal di Reruntuhan

0
463 views
RUMAH TERBAKAR: Armadi (berbaju kaos) saat mendapatkan bantuan logistik dari BPBD Provinsi Banten. Hingga kini, ia masih tinggal di sisa reruntuhan rumahnya yang terbakar. FOTO: ROZAK/RADAR BANTEN

CARENANG – Keluarga Armadi dan Temi, warga Desa Ragasmasigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, terpaksa harus tinggal di sisa reruntuhan kebakaran. Rumah mereka hangus dilalap si jago merah pada Senin (6/3) Sore.

Saat kejadian, Armadi mengaku sedang duduk bersantai di depan rumahnya. Tiba-tiba api merambat cepat dari dalam rumah ke atap. Tak lama kemudian, rumah yang terbuat dari kayu dan bilik bambu tersebut hangus dilalap api. “Di dalam ada anak kecil, cucu saya, semuanya langsung berlarian,” katanya saat ditemui di depan rumahnya, Rabu (8/3).

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Namun, seluruh isi rumah Armadi tidak ada yang bisa diselamatkan. “Tinggal sisa baju yang dipakai aja,” ujarnya.

Ia tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran yang menghabiskan seisi rumahnya itu. Seingat Armadi, api tiba-tiba muncul dari bagian tengah rumah dan merambat cepat ke seluruh bangunan rumah. “Enggak tahu, tiba-tiba ada api,” jelasnya.

Kini, Armadi dan keluarganya tinggal di sisa reruntuhan rumah. Armadi memanfaatkan bagian belakang rumah untuk tinggal hingga waktu yang tidak ditentukan. “Di sini tidak punya saudara, mau bangun rumah lagi juga tidak punya biaya,” tuturnya.

Di sisa reruntuhan tersebut, Armadi tinggal bersama tiga anak dan dua cucunya. Ia tak tahu sampai kapan harus tinggal di bekas rumahnya itu. Dengan bekerja sebagai buruh serabutan Armadi mengaku tidak sanggup untuk membangun rumah lagi. “Ya menunggu ada yang bantu aja Mas,” ucapnya.

Ditemui di lokasi, ketua RT setempat, Nur Hasan mengatakan, pihaknya merasa miris dengan musibah yang menimpa warganya tersebut. “Warga saya ini benar-benar orang yang tidak mampu,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan pengajuan pembangunan rumah melalui kepala desa, Koramil, dan polsek setempat. “Kemarin juga ada bantuan dari PMI dan BPBD Banten,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Ghofur mengatakan, Armadi bukan hanya membutuhkan bantuan berupa makanan, tetapi juga harus mendapatkan bantuan pembangunan untuk rumahnya. “Kami akan mengupayakan untuk bantuan,” katanya.

Meskipun nanti tidak ada bantuan pembangunan yang datang dari pemerintah, wakil rakyat asal Kecamatan Carenang ini mengaku akan melakukan swadaya bersama unsur masyarakat lain. “Termasuk saya juga akan swadaya,” jelasnya. (Rozak/Radar Banten)