Kondisi rumah Raharjo di RT 04 RW 02 Lingkungan Kalentemu Timur, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, hancur tertimpa pohon besar, Selasa (9/2/2016).

CILEGON – Rumah milik Raharjo di RT 04 RW 02 Lingkungan Kalentemu Timur, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, hancur tertimpa pohon besar, Selasa (9/2/2016). Akibat peristiwa ini, pemilik rumah diperkirakan perlu mengelurkan puluhan juta rupiah untuk memperbaikinya.

“Kejadiannya pagi tadi, di rumah ini kami tinggal bertiga. Saya, suami, dan putri saya. Waktu kejadian kami sedang tidur. Tau-tau ada suara gemuruh di atas rumah. Setelah dicek, ternyata pohon belakang (rumah) itu tumbang menimpa rumah,” ungkap Lami (47), istri Raharjo.

Menurutnya, hujan deras terjadi sejak Senin (8/2/2016) sore lalu. Mulai saat itu ranting pohon terdengar berjatuhan. Selasa pagi, giliran batang pohon menimpa atap hingga menghancurkan genteng dan kerangka atap di ruang tamu, kamar, hingga dapur. Seketika itu listrik padam, yang menambah panik penghuni rumah.

“Pas pohon nimpa, kami langsung panik. Ketakutan kayak ada tsunami. Kami tidak bisa keluar rumah karena kondisi gelap dan lampu juga mati,” katanya.

Musibah itu merusak hampir seluruh perabot dan barang-barang elektronik keluarga itu. Kendati tidak ada korban jiwa, namun Rusmi Handayani (19), anak perempuan Raharjo, lecet kakinya tertimpa reruntuhan. “Tertimpa genteng dan paku. Untung cuma luka lecet, tidak sampai parah,” kata Rusmi.

Raharjo sore tadi sedang berkoordinasi dengan instansi terkait. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon sendiri langsung turun ke lokasi memberikan bantuan makanan dan terpal.

“Kami sudah ke lokasi dan meninjau langsung. Sekarang rumah yang tertimpa pohon kita bantu evakuasi dan memotong batang pohon yang tumbang,” ujar Sekretaris BPBD Kota Cilegon, Purwadi di lokasi kejadian, Selasa sore. (Devi Krisna)