Rumah Warga Kabayan Roboh Ditiup Angin

0
978
Andani Eka Nurpajar (kanan), korban di Kampung Mangkubumi RT/RW 001/014, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang merapikan bangunan rumahnya yang roboh ditiup angin kencang, Minggu (31/1).

PANDEGLANG – Nasib nahas dialami Andani Eka Nurpajar, warga Kampung Mangkubumi RT/RW 001/014, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Minggu (31/1).

Oleh karena, rumah yang ditinggali bersama keluarganya, roboh akibat ditiup angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Eka, korban angin kencang menerangkan, peristiwa itu terjadi pada saat hujan deras yang disertai angin kencang.

Saat itu, kata dia, dirinya bersama keluarga sedang berada di dalam rumah dan terdengar suara seperti tiang roboh.

“Pas denger suara itu kita semua langsung keluar, karena takut tertimpa. Saat kami sudah keluar, rumah kami roboh karena tertiup angin kencang dan derasnya hujan,” katanya, kemarin.

Eka berharap, bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah agar bisa kembali membangun rumah roboh tersebut.

Dia mengaku, saat ini bersama keluarga ikut tinggal di rumah tetangga. “Harapan kita mudah-mudahan ada bantuan buat ngebangun rumah lagi, karena kalau kita harus membangun sendiri sepertinya sulit, karena enggak punya uang,” katanya.

Ketua Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang Ade Mulyana mengaku telah mendata musibah rumah roboh tersebut untuk kemudian diajukan bantuan. “Kita sudah lakukan pendataan. Untuk bantuan logistik sudah kita sampaikan kepada instansi terkait. Mengenai bantuan pembangunan rumah, akan kita sampaikan dan semoga bisa segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Seksi (Kasi) Damkar, Kedaruratan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Emil Salim mengaku telah memberikan bantuan sembako kepada korban rumah roboh tersebut.

Sedangkan, mengenai bantuan pembangunan rumah, kata dia, akan disampaikan kepada instansi terkait sesuai kewenangan. “Kita hanya bisa memberikan bantuan sembako, karena kalau untuk bantuan pembangunan akibat bencana, akan dilakukan oleh instansi lain, karena bukan kewenangan kita,” katanya. (dib/zis)