Rumah Warga Miskin di Ciseke Nambo Ambruk

0
536 views
Bupati Iti Octavia Jayabaya meninjau rumah ambruk bersama Sekda Dede Jaelani.

RANGKASBITUNG – Rumah Kardiman, warga miskin di Kampung Ciseke Nambo, Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Sabtu (31/12/2016) sekira pukul 17.30 WIB, ambruk. Tidak ada korban jiwa, maupun luka dalam musibah tersebut, tetapi kerugian akibat bencana itu ditaksir mencapai Rp35 juta lebih.

Kemarin (3/1), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, didampingi pemilik rumah, Kardiman terlihat sedang mengevakuasi material bangunan yang masih bisa dipergunakan. Namun, tidak lama berselang, Bupati Iti Octavia Jayabaya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lebak Dede Jaelani, dan beberapa pejabat Pemkab tiba di lokasi. Iti pun kemudian berdialog dengan Kardiman. Setelah itu, meninjau dua rumah tidak layak huni yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Kepada Bupati, Kardiman menerangkan, rumah semi permanen miliknya ambruk pada sore hari sebelum malam pergantian tahun. Ketika itu, kata Kardiman, dirinya sedang berada di sawah. Namun istrinya, Sunerih, dan tiga orang cucunya sedang berada di dalam rumah. Untungnya, mereka bisa menyelamatkan diri berlari keluar rumah, ketika terdengar bangunan rumah akan ambruk. “Saya bersyukur, enggak ada korban. Istri dan cucu saya berhasil keluar rumah sebelum rumah rata dengan tanah,” kata Kardiman, Selasa (3/1).

Ia bercerita, rumah miliknya dibangun pada 2004 lalu. Rumah ini sering kebanjiran karena di belakang rumah terdapat saluran pembuangan air dari Kompleks Pendidikan. “Kalau hujan deras, rumah sering kebanjiran,” jelasnya.

Kardiman mengatakan, senang Pemkab Lebak mempunyai perhatian besar terhadap dirinya dan tetangganya yang rumahnya terancam ambruk. Terlebih dengan datangnya Bupati langsung. “Kondisi kayu, bilik, dan bambu sudah rapuh karena dimakan rayap. Saya sekarang mengungsi di rumah Pak Nawi,” ungkapnya.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari pengurus RT dan pemerintah desa, pihaknya langsung terjun ke lapangan. BPBD sendiri sudah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban rumah ambruk. Rencananya, relawan bencana bersama masyarakat akan membangunkan kembali rumah Kardiman. “Kita akan bangun kembali rumah yang ambruk. Dananya dari pemerintah daerah dan kita bantu tenaga bersama masyarakat,” terangnya.

Bupati Iti Octavia Jayabaya menyatakan, Pemkab Lebak punya komitmen dalam membantu masyarakat kurang mampu di Lebak. Setiap ada kejadian rumah ambruk, kata Bupati, dirinya bersama jajaran akan selalu hadir membantu warga. Oleh karena itu, Iti mengajak kepada masyarakat ikut bergotong royong membangun rumah Kardiman.

Relawan bencana BPBD Lebak bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan di rumah Kardiman di Kampung Ciseke Nambo, Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (3/1).
Relawan bencana BPBD Lebak bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan di rumah Kardiman di Kampung Ciseke Nambo, Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (3/1).

“Pemerintah selalu hadir membantu masyarakat kurang mampu di Lebak. Sekarang, saya turun langsung ke sini untuk memberikan bantuan dan memberikan support kepada pemilik rumah,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, mantan anggota DPR RI ini menginstruksikan kepada dinas terkait untuk membantu dua rumah tidak layak huni di Ciseke Nambo. Rumah tersebut milik Nawi dan Cardam yang rawan ambruk. “Rumah tidak layak huni yang ada di Ciseke Nambo kita bantu karena kondisinya cukup memprihatinkan,” tukasnya. (Mastur/Radar Banten)