Rusak Parah, Jalan Pabuaran-Gunungsari Berbahaya

0
148

PABUARAN – Jalan penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Pabuaran dan Gunungsari rusak parah. Kondisi itu dinilai membahayakan pengendara yang melintas. Selain rusak dan berlubang, kontur jalan juga terjal.

Pantauan Radar Banten, Senin (18/9), kerusakan jalan terparah di Jalan Pabuaran-Gunungsari ada di beberapa lokasi. Terutama, di jalan menanjak. Beberapa pengendara roda empat dan roda dua tampak berhati-hati saat melintasi jalan. Di lokasi jalan rusak, sekelompok pemuda sibuk mengatur arus lalu lintas kendaraan.

Iyan, warga Kecamatan Pabuaran ini mengatakan, kondisi kerusakan jalan di sepanjang Jalan Pabuaran-Gunungsari sudah berlangsung bertahun-tahun. Namun, sampai saat ini belum ada upaya perbaikan. “Sudah lama sekali. Saya enggak ingat tahun berapa rusaknya,” keluh Iyan yang ditemui Radar Banten saat mengatur lalu lintas.

Lantaran jalan rusak, kata Iyan, tak jarang pengemudi kendaraan baik roda empat terperosok dan pengendara roda dua terjatuh saat melintasi jalan. “Waktu itu ada truk terguling pas nanjak, jalan di tanjakan kan selain rusak, konturnya juga enggak rata,” ujarnya.

Apalagi malam hari, kata Iyan, jalan kerap memakan korban karena sepanjang jalan juga minim penerangan jalan umum (PJU). “Kalau malam, jalan enggak kelihatan, ditambah enggak ada yang mengatur lalu lintas,” terangnya.

Iyan berharap, jalan di wilayahnya yang merupakan alternatif menuju lokasi wisata Anyar itu segera diperbaiki. “Ini kan jalan yang mau ke Mancak, Anyar, terus orang yang mau ke Ciomas, Padarincang juga lewat sini untuk jalan pintas,” imbuhnya.

Kasi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Yadi Priyadi yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler mengaku, pihaknya sudah merencanakan perbaikan jalan di Jalan Pabuaran-Gunungsari. “Ini (Jalan Pabuaran-Gunungsari-red) masuk program multiyears (program lanjutan dari tahun ini sampai tahun depan-red),” ungkapnya.

Kata Yadi, program multiyears akan diselesaikan tahun depan. Tahun ini masuk tahapan penyelesaian programnya. “Berkasnya sudah disiapkan untuk dilelang,” ujarnya.

Sayangnya, Yadi tidak menyebutkan panjang jalan yang akan dibangun di jalan tersebut. Program multiyears, kata Yadi, menghabiskan anggaran Rp32 miliar. “Nanti kontruksinya beton. Anggaran Rp32 miliar itu untuk tiga ruas jalan,” tandasnya. (Rozak/RBG)