Saat Depresi, Hindari Lima Makanan dan Minuman ini

TIDAK ada seorang pun yang ingin terjebak dalam kelamnya depresi. Goncangan mental ini bisa sangat menganggu dan dapat membahayakan jiwa jika tidak diatasi dengan benar. Sebaik apa pun nasihat atau saran yang diberikan, mengatasi depresi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Meski demikian, harus ada langkah yang dilakukan, meski sesederhana memperhatikan pola makan. Supaya depresi yang dirasakan tak memburuk, cobalah untuk menghindari jenis makanan dan minuman tertentu.

Depresi adalah suatu kelainan suasana hati yang menyebabkan perasaan sedih dan kehilangan minat, yang bisa dirasakan terus-menerus. Kondisi ini dapat memengaruhi cara seseorang berpikir dan berperilaku, serta bukan tak mungkin memicu berbagai masalah fisik maupun psikis yang lebih serius.

Dipaparkan oleh dr. Ellen Theodora kepada KlikDokter, ciri-ciri seseorang mengalami depresi adalah sebagai berikut:

1. Mood menurun hampir sepanjang hari, bahkan setiap hari. Dalam kondisi ini, orang yang mengalaminya bisa merasa sedih atau kosong. Pada anak-anak atau remaja, depresi dapat termanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.

2. Kehilangan minat atau kesenangan pada semua atau hampir semua aspek. Keadaan ini juga bisa berlangsung sepanjang hari, hampir setiap hari.

3. Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

4. Insomnia atau hipersomnia setiap hari.

5. Agitasi atau retardasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik).

6. Kelelahan atau hilangnya energi yang dirasakan setiap hari.

Hindari konsumsi ini

Penanganan depresi tak hanya mengandalkan terapi dengan psikolog atau psikiater, atau dengan obat-obatan. Nyatanya, makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari juga dapat membantu—atau justru memperburuk—depresi yang ada. Untuk menghindari depresi semakin menjadi, hindari mengonsumsi makanan dan minuman di bawah ini.

1. Jus buah

Serat dalam buah utuh membuat Anda merasa kenyang dan memperlambat kerja darah dalam mengambil energi. Jika buah dibuat jus, maka serat dapat hilang dan ini berarti ibarat Anda hanya minum air gula yang dapat menimbulkan lonjakan darah. Hal ini dapat membuat Anda cepat lapar dan emosi (alias hangry). Kondisi ini sama sekali tidak membantu mengatasi depresi. Lebih baik makan buah dalam bentuk utuh atau dipotong-potong.

2. Soda

Soda memiliki hubungan langsung dengan depresi juga akibat kandungan gulanya yang tinggi. Menurut studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Neurology pada tahun 2013 lalu, orang-orang yang gemar minum minuman manis, termasuk soda, fruit punch, atau es teh manis secara teratur memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

3. Roti tawar panggang (toast)

Jika rotinya adalah roti putih (white bread), ya, ini bisa bikin depresi memburuk. Tepung terigu yang telah mengalami banyak proses dapat dengan cepat berubah menjadi gula darah setelah dikonsumsi. Ini dapat menyebabkan energi melonjak dengan cepat dan turun sama cepatnya, yang pada akhirnya berdampak buruk pada kecemasan dan depresi. Lebih baik toast dari roti yang terbuat dari biji-bijian utuh (whole grain).

4. Kopi

Jika Anda tidak biasa minum kopi, kafein dalam kopi dapat membuat Anda gelisah dan gugup serta mengancam kualitas tidur. Kedua hal tersebut sama sekali tidak akan membantu Anda mengatasi depresi.

Jika Anda penggemar kopi dan mengalami depresi, perlahan kurangi asupan kopi, jangan berhenti secara drastis atau total. Jika tetap ingin ngopi, pilihlah yang decaf.

5. Minuman beralkohol.

Minuman beralkohol memang dapat menimbulkan perasaan tenang untuk sementara, membuat penderita depresi lebih mudah tidur, serta melupakan masalahnya sejenak. Namun, setelah efek dari alkohol ini hilang, orang tersebut dapat merasa lebih sedih daripada sebelumnya, sehingga memicu timbulnya depresi. (RN/RVS/klikdokter)