Gerhana. Foto: Fixabay

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksikan prakiraan cuaca cerah saat pemantauan Gerhana Bulan Total (GBT) pada Sabtu (28/7) dini hari. Kondisi cuaca diprediksi dari lokasi-lokasi pemantauan di beberapa daerah.

Kepala Bagian Humas BMKG Hary Djatmiko, mengatakan pihaknya akan melakukan pengamatan GBT di 20 titik pengamatan. Seperti di Bandung misalnya, yang diprediksi cuaca cerah berawan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan nol persen tutupan awan.

“Untuk wilayah pemantauan Jakarta, prakiraan cuaca di Jakarta Pusat cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan,” jelasnya sebagaimana dilansir JawaPos.com, Jumat (27/7).

Sementara itu, di Yogyakarta cuaca diprakirakan cerah berawan malam hari dan cerah pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, pemantauan GBT akan dilakukan di Karangkates oleh Stageof Karangkates. Untuk Denpasar, cuaca berawan pada malam hari dan cerah berawan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Pemantauan juga dilakukan di Gowa oleh Stage of Gowa, di Makassar oleh BMKG Wilayah IV Makassar dengan prakiraan cuaca berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 37 persen, Palu diprakirakan cuaca hujan lokal pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

“Berdasarkan pantauan Stageof Waingapu, di Kupang prakiraan cuaca cerah berawan malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen,” terangnya.

Prakiraan cuaca di Manado pun cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, Ternate cuaca malam dan dini hari diprakirakan cerah berawan dengan tutupan awan 62 persen,
Mataram cuaca cerah berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 62 persen.

“Sayangnya, Ambon cerah berawan pada malam hari dan ada hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, begitupun Jayapura yang berawan malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 12 persen,” terangnya.

Sedangkan di Banda Aceh, prakiraan cuaca malam hari cerah berawan dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 37 persen. Lalu, di Medan prakiraan cuaca hujan lokal pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 25 persen.

Pengamatan juga dilakukan di Padang Panjang dengan cuaca Padang cerah berawan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 50 persen, Kepahiang oleh Stageof Kepahiang, Tangerang oleh Stageof Tangerang, Jakarta oleh Pusat Seismotek, Geopotensial, dan Tanda Waktu.

Sebelumnya diketahui, peristiwa langka ini akan menjadi fenomena GBT terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan Gerhana Total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, puncak totalitas gerhana sekitar pukul 03.21 WIB dan gerhana total berakhir 04.14 WIB. Fenomena alam tersebut akan berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya gerhana parsial berakhir pada pukul 05.19 WIB. (rgm/JPC/JPG)