Sabu Senilai Rp7,5 Miliar Dimusnahkan

0
172 views
Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana (kacamata) memasukkan bungkusan sabu-sabu ke dalam mesin incinerator di halaman kantor BNNP Banten, Senin (29/7). Foto Drajat Banten Raya (Radar Banten Group)

SERANG – Sabu-sabu seberat 5,2 kilogram dimusnahkan di halaman kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Senin (29/7). Barang bukti narkoba senilai Rp7,5 miliar dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan incinerator milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten.

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, sabu-sabu tersebut disita dari dalam tangki bensin Mitsubishi Grandis warna hitam nopol B 1036 FFG yang dikemudikan oleh seorang tersangka berinisial MN (39).

“Sebagai informasi, sebelumnya sudah kita amankan 5,2 kilogram sabu-sabu dari jaringan Aceh di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon,” kata Tantan kepada Banten Raya (Radar Bantengroup) di sela-sela pemusnahan.

Tantan mengungkapkan, barang bukti narkotika jenis sabu-sabu itu dimusnahkan berdasarkan penetapan status barang sitaan dari Kejari Serang. “Yang menjadi dasar pemusnahan, yaitu LKN /04 /2019 dan sudah ada penetapan status barang sitaan dari Kejaksaan Negeri Serang nomor 107 tahun 2019,” jelas Tantan.

Tantan mengaku, tidak akan berpuas diri atas pengungkapan tersebut dan akan terus memburu pengedar maupun produsen narkotika itu. “Dengan adanya pemusnahan ini, kita dapat menyelamatkan 26 ribu generasi muda,” kata Tantan.

Sementara, Kepala BPOM Serang Sukriyadi Darma mengapresiasi kinerja BNNP yang mengungkap peredaran narkoba di Banten. BPOM Serang bersama Polda Banten dan aparat penegak hukum lain akan bersinergi menindak dan mencegah narkoba di Banten.

“Tentu ini adalah pekerjaan mulia. Kita sudah lakukan kegiatan bersama, ke depan kita akan ada pengungkapan-pengungkapan dalam hal obat dan makanan berbahaya yang beredar di lingkungan masyarakat. Kita berharap seluruh pelaku dapat jera untuk tidak menyebarkan narkoba di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui narkotika itu milik jaringan pengedar Aceh yang diselundupkan menuju Jakarta melalui Pelabuhan Merak. Namun, BNNP Banten berhasil menggagalkannya, Sabtu (6/7) lalu. Sabu-sabu seberat 5,2 kilogram itu ditemukan petugas di dalam tangki bahan bakar mobil jenis Mitsubishi Grandis warna hitam yang telah dimodifikasi. (brp/nda/ira)