Sadis! Siswi MTs Tak Melawan, Tetap Dibacok Begal

0
637 views

SERANG – Hani Wulan Safira (16) tak bakal melupakan peristiwa yang dialaminya, Selasa (17/1). Siswi kelas IX MTs Miftahul Hayat itu menjadi korban kebrutalan dua begal. Dia tetap dibacok, meskipun tidak melawan ketika sepeda motornya dirampas pelaku di Jalan Waringinkurung-Sasahan ketika pulang sekolah sekira pukul 13.00 WIB.

Aksi sadis ini terjadi ketika Hani usai sekolah. Dari sekolahnya, di Kampung Sikuali, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, korban mengendarai sepeda motor Honda BeAT warna putih A 4196 HU menuju rumah orangtuanya di Kampung Gurait, Desa Melati, Kecamatan Waringinkurung.

Di ruas Jalan Waringinkurung-Sasahan yang sepi, di Kampung Nagreg, Desa Melati, dua lelaki berboncengan sepeda motor tiba-tiba memepet Hani. Pelaku yang membonceng langsung memutar kunci kontak sepeda motor korban ke posisi off, lalu mencabutnya. Siswi MTs bingung atas tindakan pelaku. Hani cuma diam. Dia belum sadar jika telah menjadi korban pembegalan.

Kendati demikian, salah satu pelaku menghunus golok dan langsung membacokkannya ke tubuh Hani. Korban menjerit kesakitan dan tersungkur. Punggung kirinya robek. Darah membasahi sebagian baju seragam dan hijab putihnya. Sedetik kemudian, kedua pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban.

Hani baru mendapat pertolongan dari warga yang melintas Jalan Waringinkurung-Sasahan setelah kedua begal sepeda motor menghilang. Korban dibawa ke Puskesmas Waringinkurung. Namun, karena lukanya parah, pihak puskesmas merujuk siswi MTs itu ke RS Panggungrawi, Kota Cilegon. Informasinya, korban mendapat 26 jahitan di punggung kirinya. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polsek Waringinkurung.

Kasus pembegalan sadis ini menjadi viral di Facebook. Hingga pukul 20.30 WIB tadi malam, berita dan foto korban yang diunggah oleh akun Sobari N’tob Optimiser telah dibagikan sebanyak 1.884 kali dan di-like 787 oleh pengguna Facebook.

“Bocah (Siswa_red) MTS Sikuali,” tulis Sobari N’tob Optimiser melalui akunnya.

“Ya Allah, itu namanya siapa??? Emng iya di bagian itu (di lokasi kejadian-red) mh sepi banget?? Kadang mau kerumah saudara jg takut, soalnya serem,” balas pemilik akun Nadiroh DirohNahdiah.

Tadi malam, Kapolsek Waringinkurung Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mulyadi tidak menampik, pembegalan sadis yang menimpa Hani itu sedang diselidiki. Kepolisian telah meminta keterangan dari beberapa saksi.

“Lokasi kejadian berbatasan dengan Mancak dan sepi. Dari keterangan korban dan saksi, pelaku dua orang dan lari ke arah Mancak,” tegas Mulyadi melalui telepon selulernya.

Mulyadi mengaku, pihaknya sudah bisa mendapatkan ciri-ciri kedua pelaku. Namun, belum bisa memastikan identitasnya. “Kedua pelaku berbadan kecil,” jelasnya. (Banten Raya-Haris-Agus P/Radar Banten)