Sakit, Penumpang Kereta Api Rangkasbitung-Merak Tewas

Jenazah Tuti Nurdaningsih saat dievakuasi dari Stasiun Cilegon ke RSUD Cilegon, Selasa (11/6).

CILEGON – Tuti Nurdaningsih ditemukan tak sadarkan diri di dalam Kereta Api (KA) Rangkasbitung-Merak nomor kereta 470, Selasa (11/6). Warga Kampung Cisalam, Desa Cijoro Pasir, Kecamatam Rangkasbitung, Kabupaten Lebak tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, peristiwa itu pertama kali diketahui sekira pukul 16.00 WIB. Bhabinkamtibmas Kelurahan Jombang Wetan Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Munif menerima laporan ada penumpang kereta tak sadarkan diri.

Korban kemudian diturunkan di Stasiun Cilegon untuk diperiksa. Perempuan kelahiran Bogor, 19 Januari 1962 itu dilarikan ke RSUD Kota Cilegon. Namun, nyawa korban tak tertolong. “Dugaan karena sakit,” ujarnya, Selasa (11/6).

Dugaan itu diperkuat dengan keterangan suami korban. Diketahui korban mempunya riwayat penyakit jantung. Diduga korban terkena serangan jantung. “Keluarga sudah membawa jenazahnya,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Daerah Operasional (DAOP) I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Eva Chaerunisa menuturkan, korban kali pertama ditemukan oleh petugas Polsuska. Awalnya korban diduga pingsan. “Kemudian Polsuska dan petugas stasiun Cilegon mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke RSUD Cilegon,” ujar Eva.

Kata Eva, korban menumpang KA dari stasiun Rangkasbitung. Dalam perjalanan, petugas mencurigai korban yang terlihat tidur dalam keadaan duduk. “Menjelang Stasiun Cilegon petugas KA mencoba menghubungi pihak Stasiun Cilegon untuk menyiapkan pertolongan pada penumpang tersebut,” jelasnya. (Bam/nda/ags)