Sakitnya Jadi yang Kedua

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

1. Terusir dari Rumah

Denok (34), nama samaran, berlinang air mata. Ia menatap ke langit sebelum melangkahkan kaki meninggalkan rumah bersama kedua anaknya. Di pinggir jalan, adik kandungnya, sebut saja Cuplis (27), menunggu di dalam mobil pribadi. Tak lama kemudian Denok naik mobil itu, sementara di belakang ikut sebuah mobil pikap rentalan mengangkut sejumlah barang milik Denok.

Denok pergi dari rumah yang telah menaunginya selama beberapa tahun. Tidak ada yang menangisi kepergiannya saat itu, termasuk Jarkawi (53), nama samaran mantan suami Denok. Kepergiaannya bukan semata-mata pindah rumah. Melainkan terusir karena kehadiran istri ketiga Jarkawi.

Ow ow ow, persaingan antar istri membuatnya terlempar. Denok kalah seleksi alam sehingga terpaksa mundur dari dunia Jarkawi. “Saya capek merasa cemburu dan tidak diperhatkan. Karenanya lebih baik mencari suami baru yang hanya cinta kepada saya,” kata Denok

Denok tidak lain adalah istri kedua dalam rumah tangga poligaminya Jarkawi. Ia telah mendampingi Jarkawi selama delapan tahun lamanya. Awalnya sih, Denok hidup rukun dan damai. Tapi setelah ada istri ketiga, keharmonisan rumah tangganya menjadi acak-acakan. “Dulu Mas Jarkawi bisa berlaku adil. Tapi setelah ada perempuan itu, dia melupakan saya,” tutur Denok.

Merasa tidak diperlakukan adil, Denok mengajukan gugatan cerai untuk Jarkawi. Awalnya sih Denok tidak serius, ia hanya bermaksud untuk menggertak sang suami. Sayangnya Jarkawi seperti tidak terusik dengan pengajuan gugatan cerai yang dilayangkan Denok. Akhirnya Denok terpaksa menyeriusi gugatannya sampai selesai. “Tadinya saya berharap Mas Jarkawi melarang saya untuk menggugat cerai. Tapi ternyata dia bilang terserah saya. Ya sudah sekalian saja,” terangnya.

Denok memang sudah merasa sakit hati, dia tidak mendapatkan hak yang adil dari Jarkawi. Baik itu nafkah lahir berupa uang belanja bulanan untuk dapur dan jajan, maupun nafkah batin. “Dulu, biasanya Mas Jarkawi datang setidaknya tiga kali seminggu. Tapi sudah dua tahun terakhir dia jarang ke rumah. Jangankan seminggu sekali, sebulan saja sudah jarang datang,” katanya.

Hal yang membuatnya tidak terima kondisi tersebut, lantaran jarak antara istri pertama dan ketiga dengan rumahnya cukup dekat. Jarkawi sengaja membuatkan mereka rumah di satu kampung yang sama. “Rumah kami cuma beda gang. Makanya tidak ada alasan untuk Mas Jarkawi melupakan datang ke rumah saya. Ini yang membuat saya sakit hati, sebab dia benar-benar jarang ke rumah saya,” tutur Denok.

Antara Denok dengan istri-istri Jarkawi yang lain, tidak pernah ada pertengkaran atau silang pendapat. Mereka cukup tahu adat untuk saling menghormati privasi satu dengan lainnya. Bahkan ketika Jarkawi masih beristri dua, Denok cukup berkomunikasi dengan baik. Bahkan sering kali Denok dengan istri pertama Jarkawi makan bersama atau bancakan.

2. Ribut dengan Istri Ketiga Suami

“Dulu saya sering bancakan dengan istri pertama. Kalau curhat tentang keluarga pun, kami sering melakukannya. Tapi setelah ada istri ketiga ini, komunikasi tidak pernah terjalin lagi. Sebab istri pertama Mas Jarkawi lebih sering dengan yang ketiga,” aku Denok.

Jarkawi memang dikenal sebagai juragan tanah. Itu sih nama bekennya, sebab aslinya dia adalah makelar tanah alias calo tanah sukses. Denok diperistri Jarkawi delapan tahun lalu. Dari jatah digilir seminggu tiga kali, Denok bisa memberikan dua anak laki-laki untuk Jarkawi.

Sampai kemudian Jarkawi memutuskan menikah lagi dengan istri ketiga, sebut saja Wiwik (29), nama samaran, dunia Denok berubah drastis. Wiwik yang usianya lebih muda tentu menang telak dari Denok. Apalagi Wiwik adalah salah satu instruktur aerobik, sehingga bentuk badannya lebih terawat dibandingkan Denok.

“Saya dulu cantik, tapi setelah ada dua anak jelas badan saya membengkak. Sementara Wiwik pintar merawat tubuh. Saya kalah telak,” aku Denok.

Tidak hanya dalam soal bentuk tubuh, namun urusan dapur pun Denok kalah. Wiwik nyatanya pintar memasak, sebab dia pun punya usaha katering. “Wiwik itu janda kaya, punya usaha katering. Sudah jadi instruktur aerobik, pintar masak pula. Jadi kemana-mana saya kalah,” terangnya.

Ada sebuah kesalahan yang membuat Denok tidak lagi diperhatikan Jarkawi. Ini ketika Denok terang-terangan merasa tersaingi oleh Wiwik. Denok pernah meributkan Jarkawi yang lebih sering ke rumah Wiwik. Bahkan Denok memarahi Wiwik lantaran cemburu. “Saya cemburu, jadinya marah-marah terus. Gara-gara itu Mas Jarkawi jadi tidak terlalu suka dengan saya. Saya malah makin dikucilkan,” akunya.

Kondisi itu bertahan selama dua tahun. lantaran itu Denok tidak kuat dan memutuskan untuk berpisah dengan Jarkawi. “Saya sudah tidak mungkin mempertahankan hubungan ini. Lebih baik saya mencari suami lagi,” katanya. (RB/quy/zee)